Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kompak Indonesia Desak Polda Metro Jaya Panggil dan Periksa Ketua KPK RI
HUKUM DAN KEAMANAN

Kompak Indonesia Desak Polda Metro Jaya Panggil dan Periksa Ketua KPK RI

Desakan tersebut menyusul adanya isu dugaan pemerasan FB terhadap mantan Menteri Pertanian, SYL.
By Redaksi16 Oktober 20231 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, Vox NTT- Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi (Kompak) Indonesia mendesak Polda Metro Jaya segera memanggil dan memeriksa Ketua KPK RI, FB.

Desakan tersebut menyusul adanya isu dugaan pemerasan FB terhadap mantan Menteri Pertanian, SYL.

“Ketua KPK RI harus dipanggil dan diperiksa minggu ini biar ada kepastian hukum agar tidak terkesan di publik bahwa hukum menajam ke bawah (wong cilik) dan menumpul ke atas (kaum kuat kuasa dan modal),” ujar Ketua Kompak Indonesia, Gabriel Goa, dalam keterangan tertulis yang diterima VoxNtt.com, Senin (16/10/2023).

Tidak hanya itu, Gabriel juga mendesak Komisi III DPR RI segera melakukan pengawasan terhadap proses hukum yang sedang berjalan di Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan korupsi oleh mantan Menteri Pertanian, SYL.

Ini penting agar segera memberikan kepastian hukum dan terpenuhinya rasa keadilan bagi masyarakat.

“Kami mendukung total SYL menjadi justice collaborator dengan meminta perlindungan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban),” ujarnya.

Pihak Gabriel juga mendukung total para saksi yang sudah dipanggil dan diperiksa Polda Metro Jaya.

Mereka harus mendapatkan perlindungan LPSK agar terungkap aktor intelektual yang diduga melakukan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian, SYL. [VoN]

Gabriel Goa Kompak Indonesia KPK RI Polda Metro Jaya
Previous ArticleBawaslu RI: Netralitas ASN NTT Kategori Rawan Tinggi
Next Article Pendapatan RSUD Ruteng Tahun 2023 Capai 45 Miliar, Dominan dari Tiga Sumber Ini

Related Posts

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.