Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»UN SMA dan SMK di Ngada Tidak Ada Anggaran
Regional NTT

UN SMA dan SMK di Ngada Tidak Ada Anggaran

By Redaksi4 April 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wabup Ngada, Paulus Soliwoa bersama Kepala Dinas Pendidikan Ngada, Vinsensius Milo saat memantau UNBK di SMAN I Bajawa, Selasa (4/4/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Pemberlakuan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pengganti UU Nomor 32 Tahun 2004 salah satunya mengamanatkan manajemen pengelolaan SMA dan SMK berada di tangan pemerintah provinsi.

Karena itu, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2017 ini di Kabupaten Ngada tidak ada lagi alokasi anggaran. Itu terutama dari APBD II Ngada.

Padahal, tahun-tahun sebelumnya ketika ditangani Kabupaten Ngada untuk UN tingkat SMA dan SMK,  APBD II mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 juta.

Kepala SMA Negeri I Bajawa, Frederikus Sila mengaku,  pihak pemerintah provinsi NTT tidak memberi satu sen pun bantuan dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolahnya tahun 2017 ini.‎

“Sama sekali tidak ada bantuan.Untuk persiapan UNBK ini kita lakukan lewat kerja keras Musyawarah Kerja Kepala Sekolah atau MKKS. Kita juga gunakan Dana Bos tetapi juga terbatas,” kata Frederikus di sela-sela pelaksanaan UNBK, Selasa (4/4/2017).

Senada dengan Frederikus, Kepala Dinas Pendidikan Ngada Vinsensius Milo mengatakan, tak hanya soal anggaran, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT juga tidak melakukan pemantauan saat UN kali ini.

Dia mengatakan, pantauan UN SMA dan SMK di Ngada tahun 2017 hanya dari  Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Meraka datang memantau setelah berkordinasi dengan Dinas Pendidikan Ngada.

Wakil Bupati (Wabup) Ngada, Paulus Soliwoa mengatakan ketika kewenangan ditarik ke provinsi, maka aggaran dari APBD II ke SMK dan SMA dihentikan. Sebab jika dialokasikan maka akan ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Wabup Soliwoa Pantau UN di SMAN I Bajawa

Kendati SMA dan SMK diambil alih kewenangan oleh pemerintah provinsi NTT, namun Wabup Soliwoa tetap memantau pelaksanaan UN kali ini. Hal tersebut merupakan tanggung jawab moral Pemkab, sebab para siswa tersebut merupakan putra-putri Ngada.

Pentauan pertama Wabup Soliwoa dilakukan di SMAN 1 Bajawa pada Selasa. Sekolah ini menggelar UNBK, bukan manual.

Siswa SMAN I Bajawa sedang mengerjakan soal ujian

Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan dengan UNBK tidak mungkin ada peluang kerjasama, sebab setiap siswa mendapatkan soal yang berbeda di masing-masing komputer.

Ia berharap di tahun-tahun berikutnya, SMA dan SMK di Ngada secara bertahap semua bisa menggelar UNBK.

Untuk diketahui, peserta UNBK tahun 2017 di SMAN I Bajawa terdapat 267 peserta. Jurusan IPA sebanyak 73 orang, Bahasa 49 anak, dan IPS sebanyak 175 orang.

Dalam ujian, para peserta ujian ini dibagi dalam 3 ruangan dengan masing-masing berjumlah 30 orang setiap ruangan.

Selama 4 hari UNBK terpaksa pihak sekolah menyewa generator berdaya besar. Itu dibayar dengan harga sebesar Rp 1 juta sehari. Ini untuk mengantisipasi adanya permasalahan listrik saat ujian berlangsung. (Arkadius Togo/VoN)

 

Ngada
Previous ArticleFront Mahasiswa Ende Desak Polisi Tuntaskan Kasus Kekerasan Perempuan
Next Article Pemkab Ende Sebut Situs Bung Karno Otoritas Pemerintah Pusat

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.