Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Melki Laka Lena Ingatkan Para Suami Hindari Area Puting Susu Istri
KESEHATAN

Melki Laka Lena Ingatkan Para Suami Hindari Area Puting Susu Istri

By Redaksi14 Mei 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Melki Laka Lena saat hadir sosialisasi pencegahan stunting di TTS, Minggu (12/5/2024)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mengingatkan para suami untuk menghindari area puting susu istri selama ibu menyusui.

“Gizi paling baik bagi bayi adalah ASI ibunya. Sehingga ASI ekslusif harus diberikan selama 6 bulan. Dan tolong bagi para suami menghindari area puting susu selama ibu menyusui apalagi suami itu perokok atau konsumsi miras. Karena anak itu kalau sudah cium bau rokok atau miras di putting susu maka dia tidak mau menyusui lagi,” ujar Melki saat menghadiri kegiatan kampanye percepatan penurunan stunting tingkat kabupaten/kota di Desa Lilana, Kecamatan Nunbena, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (12/5/2024).

Ia mengatakan, stunting menjadi masalah sosial bagi semua, sehingga penanganannya membutuhkan kerja sama semua pihak.

“Urusan stunting akan berhasil kalau semua pihak baik itu tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemda, puskesmas, kader posyandu, TNI/Polri semua pihak tanpa kecuali untuk bahu-membahu. Karena kalau ada anak stunting, itu masalah menjadi masalah sosial bagi semua.”

“Kalau ada stunting menjadi masalah desa atau kampung juga, tapi kalau anak itu berhasil maka membuat daerahnya terangkat atau terbantu,” tambah Melki.

Data Berbeda

Data bayi penderita stunting atau gizi buruk di Kabupaten TTS terdapat perbedaan yang sangat signifikan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS dr. Ria Tahun dalam kegiatan tersebut.

Ria pun menyayangkan perbedaan data stunting berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI).

“Stunting kita di TTS itu 20,1 persen berdasarkan EPPGBM, tapi data SKI 50 persen. Berarti setengah dari anak – anak di TTS stunting,”  tukasnya.

Ia mengaku pihaknya rutin mengukur tingkat gizi anak setiap bulan.

“Jadi kami agak tidak menerima data SKI karena kami punya data by name by address,” tegas Ria.

Pada kesempatan yang sama, Ria mengapresiasi perhatian dari Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena terhadap aspek kesehatan di Kabupaten TTS.

“Kami mengucapakan terima kasih ke Bapa Melki Laka Lena yang sudah datang ke Lilana. Kami juga mengucapkan terima kasih karena untuk Puskesmas Taneo Top kami dapat ambulans satu,  kemudian lewat program Nusantara Sehat kami dapat lima dokter. Dan di Liliana kami mendapat satu orang dokter gigi,” imbuhnya.

Penulis: Ronis Natom

Emanuel Melkiades Laka Lena Melki Laka Lena Stunting Stunting TTS Timor Tengah Selatan TTS Wakil Ketua Komisi IX DPR RI
Previous ArticleAda Perbedaan Angka Stunting di TTS, Dinkes Tak Terima Data dari Survei Kesehatan Indonesia
Next Article Ardi Sehami Paparkan Solusi atas Persoalan di Manggarai Barat

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.