Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Pengamat Beberkan Alasan Christian Widodo bisa Unggul di Pilwalkot Kupang
Pilkada

Pengamat Beberkan Alasan Christian Widodo bisa Unggul di Pilwalkot Kupang

By Redaksi19 Juli 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pasangan dr. Christian Widodo dan Serena Francis. (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- dr. Christian Widodo memiliki peluang besar untuk unggul dari pasangan calon lain di pemilihan wali kota Kupang tahun 2024 pada November mendatang.

“Mereka punya peluang. Muda dan energik,” sebut pengamat asal Undana Kupang, Lasarus Jehamat kepada VoxNtt.com, Kamis (18/7/2024) malam.

Hanya saja, untuk Kota Kupang dikatakan peneliti di LPM Undana itu,  meski pemilihnya hidup di kota. Pemilihnya masih banyak yang tradisional.

“Aspek sosio politik bisa representatif dan menjadi representasi generasi muda, tapi dari sudut etno-politik, menurut saya, menjadi tantangan yang harus mereka jawab ini ke depan,” ujar Dosen Sosiologi Undana Kupang itu.

Kepala pusat kajian Budaya dan Pariwisata di LPM Undana itu mengatakan, pemilih di Kota Kupang masih bermain dalam ruang berpola.

“Kenapa? Karena secara kultural, Kota Kupang menggambarkan konfigurasi politik NTT yang kental dengan nuansa politik terpola menurut basis politik, budaya, etnis, dan agama,” kata dia.

Alumni Pascasarjana UGM itu menyebut alasan lain yang menjadi keunggulan pasangan Christian Widodo dan Serena Francis adalah soal wajah baru di bursa Pilwalkot Kupang.

“Keunggulan utama mereka sebetulnya, selain kualitas, juga karena mereka dua ini orang baru,” kata Jehamat.

“Masyarakat kota kelihatan sudah bosan dengan muka lama secara psikopolitis.  Ini peluang besar mereka dua,” kata Dosen sementara menjalani studi Doktoral itu.

Publik Ingin Wajah Baru

Senada Lasarus, Pengamat politik sekaligus pengajar Sosiologi Politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Ahmad Atang, melihat bahwa dengan keunggulan Christian Widodo jika berhadapan dengan setiap kandidat petahana, maka bisa dimaknai bahwa publik Kupang menginginkan wajah baru untuk memimpin Kota Kupang.

Publik Kota Kupang menurutnya,  sudah tahu plus-minus para kandidat petahana ketika mereka memimpin Kota Kupang.

Oleh karena itu, rekam jejak jabatan politik dari keempat kandidat akan mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas masing-masing.

“Fenomena ini memberikan gambaran bahwa tingkat penerimaan publik terhadap walikota lebih tinggi pada kandidat yang bukan incumbent. Di sini dapat dikatakan bahwa para incumbent memiliki plus-minus di mata publik Kota Kupang, sehingga mereka lebih memberikan harapan baru bagi kandidat yang belum pernah memimpin kota,” kata Ahmad.

“Dengan demikian, ada semacam kejenuhan publik terhadap wajah lama dan lebih memilih wajah baru,” ujarnya menambahkan.

Penulis: Ronis Natom

Ahmad Atang Christian Widodo Lasarus Jehamat Pilwalkot Kupang Pilwalkot Kupang 2024 Serena Francis
Previous ArticleDPRD Kota Kupang Kembalikan Dana Rp670 Juta ke Kejati NTT
Next Article Survei Poltracking, Ima Blegur dan Rey Atabuy Tertinggi di Pilkada Alor

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

PMKRI Ruteng Datangi Bawaslu Manggarai, Soroti Politik Uang hingga Hak Pilih Disabilitas

13 Februari 2026

Dapil di Manggarai Perlu Dievaluasi, Bawaslu: Akan Disampaikan ke Bawaslu RI

11 Februari 2026
Terkini

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.