Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Mahasiswa Unika Ruteng Gelar Sosialisasi PHBS Sambut HUT RI ke-79
MAHASISWA

Mahasiswa Unika Ruteng Gelar Sosialisasi PHBS Sambut HUT RI ke-79

By Redaksi11 Agustus 20243 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mahasiswa KKN Integratif Unika St. Paulus Ruteng pose bersama usai menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan pelayanan tensi gratis di wilayah Paroki Mbata, Kabupaten Manggarai Timur, pekan lalu (Foto: Kartika)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT – Mahasiswa KKN Integratif Unika St. Paulus Ruteng menggelar sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan pelayanan tensi gratis di wilayah Paroki Mbata, Kabupaten Manggarai Timur, pekan lalu.

Kegiatan ini dalam rangka menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-79. Kegiatan sosialisasi PHBS dan pelayanan tensi gratis menyasar kepada masyarakat dan sekolah.

Kegiatan dilaksanakan di Satar Mata, Desa Gunung, Kecamatan Kota Komba dilaksanakan pada 5 Agustus 2024. Di wilayah ini para mahasiswa KKN juga membuat tempat sampah.

Lalu di SDI Watu Rajong, Desa Rana Mbata Kecamatan Kota Komba Utara dilaksanakan pada 7 Agustus 2024.

Maria A. Azeni Meli, mahasiswi Keperawatan Unika Ruteng dalam meterinya menjelaskan, PHBS adalah bentuk perwujudan orientasi hidup sehat dalam budaya keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan, memelihara, serta melindungi kesehatan, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial.

Penyuluhan PHBS ini, kata Marni, bertujuan untuk memberi pengalaman belajar atau menciptakan kondisi bagi keluarga atau kelompok untuk meningkatkan pengetahuan, sikap atau perilaku. Masyarakat atau pun peserta didik diharapkan mampu mempraktikkan prilaku hidup sehat dan bersih dalam kehidupan setiap hari.

“Hidup bersih sebagai cara hidup yang sangat mendukung kondisi kesehatan setiap manusia,” pungkasnya.

Marni juga mengharapkan masyarakat dan peserta didik dapat terus memupuk prilaku hidup sehat mulai dari pribadi, keluarga, hingga lingkungan sekitar.

“Pelayanan tensi sebagai salah satu upaya sederhana yang dilakukan oleh mahasiswa atas kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam memperoleh fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Kepala SDI Watu Rajong, Katarina Elin mendukung penuh kegiatan sosialisasi PHBS dan pelayanan tensi gratis yang dilakukan para mahasiswa KKN Unika Ruteng.

Menurut Elin, kegiatan ini dapat memberikan pengalaman belajar untuk peserta didik SDI Rajong sehingga semakin menyadari akan pentingnya hidup bersih.

“Penyampaian materi dengan menggunakan yel-yel dapat membangkitkan semangat belajar peserta didik, sebab anak pada usia SD lebih suka belajar dengan permainan atau yel-yel,” katanya memuji.

Hal senada disampaikan Ketua Dewan Stasi Satar Mata, Erdianus Muda. Ia merespons positif kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN.

“Saya sebagai Ketua Dewan Wilayah Satar Mata merasa sangat beruntung dan berterima kasih atas kehadiran mahasiswa serta kegiatan yang telah dilakukan di wilayah kami ini,” ucap Erdianus.

Ia mengaku baru kali ini ada mahasiswa yang mengunjungi Satar Mata dan menyelenggarakan kegiatan
sosialisasi PHBS dan pelayanan tensi gratis, serta pembuatan tempat sampah.

Erdianus menilai kegiatan ini sangat membantu dan menyadarkan masyarakat akan prilaku hidup bersih.

Kegiatan penyuluhan PHBS dan pelayanan tensi gratis juga mendapat dukungan penuh dan apresiasi dari Yohanes Johan Jakri dan Tarsisius Golo, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Menurut keduanya, kegiatan ini sebagai bentuk integrasi teori dan pengalaman mahasiswa ke masyarakat. [Kontributor: Kartika]

Mahasiswa Unika Ruteng Unika Ruteng Unika St. Paulus Ruteng
Previous ArticleMTs Amanah Ruteng Gelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran
Next Article Dokter Spesialis Bedah Siap Bertugas di RSUD Aeramo

Related Posts

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.