Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Pemkab Nagekeo Gelar Festival One Be, Usaha Baru Promosikan Pariwisata Lokal
Seni dan Budaya

Pemkab Nagekeo Gelar Festival One Be, Usaha Baru Promosikan Pariwisata Lokal

By Redaksi24 September 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo, Silvester Teda Sada, saat menggelar jumpa pers terkait pelaksanaan Festival One Be di Lapangan Berdikari Danga, Senin, 24 September 2024 (Foto: Patrianus Meo Djawa/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT – Pemerintah Kabupaten Nagekeo mulai mengoptimalkan strategi promosi pariwisata melalui penyelenggaraan Festival One Be, yang dirancang untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara.

Festival ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga bertujuan mengangkat kembali nilai-nilai peradaban lokal yang kini mulai dirindukan di era modernisasi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo, Silvester Teda Sada  menjelaskan, Festival One Be mengambil tema “Kebangkitan Kampung”.

Tema ini diusung untuk menghubungkan peradaban masa lalu dengan masa kini, memulihkan tradisi dan budaya yang mulai memudar di tengah arus modernisasi.

“Festival ini akan menjadi sarana revitalisasi peradaban lokal yang berkelanjutan. Kami menghadirkan pertunjukan budaya dan tradisi dari tujuh rumah adat di tujuh kecamatan Nagekeo. Ini diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi turis dan generasi muda yang ingin kembali merasakan kehidupan pra-modern,” ujar Silvester saat konferensi pers yang digelar pada Senin (23/9/2024).

Festival One Be juga dirancang sebagai ajang promosi besar-besaran untuk pariwisata Nagekeo, melibatkan berbagai komunitas kepariwisataan dan pelaku ekonomi kreatif.

Sejak pertama kali digelar pada masa kepemimpinan Bupati dr. Johanes Don Bosco Do dan Wakil Bupati Marianus Waja pada tahun 2023, festival ini memiliki misi “menjual” budaya dan kearifan lokal Nagekeo ke kancah dunia.

Festival One Be kadang disalahartikan jika pembacaannya menggunakan pelafalan Bahasa Inggris. One Be sejati berasal dari bahasa lokal di Kabupaten Nagekeo. One yang berarti di dalam dan Be atau “Bere”, tas khas Nagekeo dari anyaman pandan.

Beberapa unsur yang diangkat dalam festival ini mencakup budaya menenun, menganyam, pengenalan pangan lokal, pariwisata alam, dan tradisi budaya. Semua ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan pada penguatan ekonomi lokal.

“Program ini sejalan dengan visi misi bupati sebelumnya yang menjadikan pariwisata dan pertanian sebagai sektor unggulan. Kedua sektor ini dianggap sangat prospektif dan mampu bersaing,” tambah Silvester.

Dengan Festival One Be, Kabupaten Nagekeo berkomitmen untuk terus memperkuat posisi sebagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman unik dan autentik, serta memberi manfaat bagi masyarakat lokal.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Festival One Be Nagekeo
Previous ArticlePengunduran Diri Simon Petrus Kamlasi Belum Diteken Presiden
Next Article Sebutir Timah Panas Akhiri Pelarian Residivis Penganiayaan dan Pencurian di Nagekeo

Related Posts

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Festival Religi dan Budaya Paroki Wae Nakeng Libatkan 18 UMKM, Dorong Persaudaraan dan Pariwisata Religi

30 Mei 2026

Mantan Kabag Ops Polres Nagekeo Diduga Bawa Kabur Anak Usia 5 Tahun

28 Mei 2026
Terkini

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.