Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Gereja Ajak Umat Buka Diri kepada Tuhan
KOMUNITAS

Gereja Ajak Umat Buka Diri kepada Tuhan

By Redaksi24 November 20242 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kelompok koor dari asrama Fu Shen Fu, Tambolaka
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Tambolaka, Vox NTT – Paroki St. Yakobus Mangga Nipi, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur mengadakan misa Kristus Raja Semesta Alam, Minggu, 24 November 2024.

Pater Fransiskus Mansen, SVD tampil sebagai selebaran tunggal dalam ekaristi suci ini. Perayaan ekaristi berlangsung dengan khidmat dan meriah.

Dalam khotbahnya, Pater Frans mengatakan, lewat pesta Kristus Raja Semesta Alam ini gereja mau mengajak umat untuk membuka diri kepada-Nya agar nilai-nilai kebajikan menjadi milik umat.

“Menjiwai seluruh totalitas diri kita. Sebagai raja Ia hadir untuk menghapus dosa manusia,” kata Kepala SMPK St. Josef Freinademetz Tambolaka, Sumba Barat Daya ini.

Ia berkata, Yesus sangat kontekstual dengan pesta demokrasi yang akan terjadi beberapa hari mendatang.

“Kita akan memilih pemimpin-pemimpin kita, raja-raja kita,” katanya.

Tujuannya agar mereka juga dirasuki oleh semangat Kristus Raja semesta alam untuk menjadi pelakon kebenaran dalam pengabdian selanjutnya.

Umat membiarkan diri dirasuki oleh  Yesus agar selalu setia menjalin relasi persaudaraan dan kekeluargaan di dalam realitas ini.

Pater Frans kemudian menekankan akan pentingnya pola pikir dan tindakan kita mesti seperti yang dimiliki oleh Yesus sang Raja semesta alam.

“Jika salah yang salah. Jika benar ya benar,”

“Mari kita menjadi saksi kebenaran di tengah realitas hari ini dan melabuhkan hati dan pikiran kita pada Yesus sang Raja kebenaran yang kita rayakan pesta-Nya hari ini.”

Diketahui, ekaristi ini dimeriahkan oleh kelompok koor dari asrama Fu Shen Fu, Tambolaka. Koor dilatih secara khusus oleh Berta, selaku pendamping asrama.

Kontributor: Yohanes Mau

Sumba Barat Daya
Previous ArticlePenjabat Gubernur NTT dan Frans Gana Diminta Tidak Paksakan Lelang Jabatan Dewan Komisaris dan Dirut Bank NTT
Next Article KPU Dinilai Gagal Angkat Tema Masalah Akut Lingkungan Hidup di NTT saat Debat Paslon

Related Posts

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Kanit TPPO Polda NTT Diduga Dampingi WNA Sosialisasi Penempatan PMI di Sumba

28 Februari 2026

Kemiskinan di Sumba Barat Daya: Antara Potensi Alam dan Beban Adat yang Mahal

22 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.