Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»PMKRI Beberkan Kasus Korupsi yang Masih “Mangkrak” di Polres Manggarai dan Kejari Ruteng
Regional NTT

PMKRI Beberkan Kasus Korupsi yang Masih “Mangkrak” di Polres Manggarai dan Kejari Ruteng

By Redaksi11 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Dalam pananganan kasus-kasus ini penegak hukum terkesan mandul

Ruteng, VoxNtt.com- Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng membeberkan sejumlah kasus dugaan korupsi di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur (Matim) yang masih “mangkrak” di tubuh Polres Manggarai dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ruteng.

Kristian Nanggolan, Ketua Presidium PMKRI Ruteng dalam sambutannya pada acara Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) organisasi itu, Sabtu akhir pekan lalu, menegaskan sejauh ini beberapa kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani oleh Polres Manggarai dan Kejari Ruteng seakan belum jelas penyelesaiannya.

Menurut Kristian kasus-kasus tersebut, antara lain; dugaan korupsi Surat Printah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif pada Dinas Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Manggarai tahun 2010 senilai Rp 1,3 miliar yang ditangani pihak Kejari Ruteng.

Dalam penanganan kasus ini, kata dia, di sejumlah media massa hanya mentok pemberitaannya pada pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket), serta pemeriksaan 40 saksi dari PNS dan tenaga honorer lingkup Pemkab Manggarai oleh Kejari Ruteng. Sementara perkembangan lanjutan dari kasus dugaan korupsi ini belum jelas penyelesaiannya.

Selanjutnya, masih Kristian, kasus dugaan pemalsuan dokumen autentik dalam proyek pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) pada Dinas Kesehatan Manggarai senilai Rp 3,4 miliar dan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Ben Boy Ruteng senilai Rp 7,9 miliar yang ditangani Polres Manggarai.

BACA: Mahasiswa Manggarai Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Ia juga menyebutkan, dari Matim yaitu kasus dugaan pemalsuan dokumen dan dugaan korupsi APBD Perubahan tahun 2012 senilai Rp 21  miliar yang hingga saat ini masih “mangkrak” di Polres Manggarai.

Dugaan praktek korupsi yang dilakukan Yoseph Tote, Bupati Matim ini terungkap lewat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2012. Ada dua dokumen Perda APBD Perubahan (Perda Nomor 16 Tahun 2012) yang memuat neraca keuangan yang berbeda.

Dikabarkan, dokumen pertama berdasarkan persetujuan DPRD Matim dengan total APBD sebesar Rp 509.145.986.764. Sedangkan dokumen kedua yang diduga diubah secara sepihak oleh Pemkab Matim naik menjadi Rp 531.417.415.971.

“Dalam pananganan kasus-kasus ini penegak hukum terkesan mandul,” ujar Kristian saat pidatonya yang berlangsung di aula BKKBN Manggarai itu. (AA/VoN)

Manggarai
Previous ArticleGara-Gara Surat, Petani Padi Lembor Terancam Gagal Panen
Next Article Mahasiswa KKBM UNWIRA Gelar Seminar Tentang Desa di Flotim

Related Posts

KAPTI Agraria Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Reok Manggarai

18 Agustus 2026

Hari Ketiga Pascagempa, Warga Golo Mendo Masih Bertahan di Tenda Darurat

17 Agustus 2026

Pasutri di Wae Ri’i Tewas Tertimpa Tembok Rumah Akibat Gempa

15 Agustus 2026
Terkini

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

Gubernur NTT: Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo Butuh Penanganan Segera

19 Agustus 2026

Penanganan Gempa NTT Diperkuat, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama

18 Agustus 2026

KAPTI Agraria Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Reok Manggarai

18 Agustus 2026

Benny K. Harman Kembali Salurkan Bantuan Saat Temui Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.