Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Harga BBM Melambung, Aktivitas Warga Sabu Raijua Terhambat
HEADLINE

Harga BBM Melambung, Aktivitas Warga Sabu Raijua Terhambat

By Redaksi12 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNtt.com-Kurang lebih satu bulan terakhir ini masyarakat Sabu Raijua diresahkan dengan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kabupaten tersebut.

Informasi yang himpun VoxNtt.com, sampai saat ini SPBU di kabupaten itu masih dalam tahap pengerjaan. Selama ini warga Sabu Raijua membeli bensin dari pangkalan namun untuk kendaraan hanya diperbolehkan membeli dua botol bensin.

“Kalau di eceran harga Rp. 30.000 per botol aqua. Itu ju jarang-jarang ada yang jual. Bahkan sekarang hampir tidak ada yang jual” kata Alfred Radja salah satu warga Sabu Raijua, Senin (12/12).

Foto: Warga Sarai antri BBM selama berjam-jam (Foto: Alfred)
Foto: Warga Sarai antri BBM selama berjam-jam (Foto: Alfred)

Menyikapi persoalan tersebut Alfret meminta Pemkab Sabu Raijua dan Agen Penyalur Minyak Subsidi (APMS)  untuk segera menyikapi masalah kelangkaan BBM yang menyebabkan harga jual melambung tinggi bahkan menghambat aktivitas warga.

“Banyak guru-guru yang tidak bisa ke sekolah, banyak pegawai tidak bisa ke kantor karena tidak ada bensin” tutur Alfred.

Karena itu ia berharap kelangkaan BBM yang terjadi di Sabu Raijua perlu adanya tindakan konkrit Pemerintah kabupaten, Kepolisian dalam hal ini Polsek Sabu Raijua, POL PP dan  AMPS untuk penyelesaian kelangkaan BBM di daerah itu.

Foto: Antrian BBM di Sabu Raijua
Foto: Antrian BBM di Sabu Raijua

“Ketersediaan BBM dan harga yang melambung tinggi, hingga memberatkan warga merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian dan penanganan segera oleh instansi terkait,” tegas Mantan Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Asal Sabu, Kupang ini.

Alfret menambahkan yang terjadi di Sabu Raijua bukan kelangkaan tetapi menguatnya dugaan penimbunan oleh pihak-pihak tertentu sehingga membuat harga tak terkontrol bahkan untuk mendapatkan 2 botol aqua bensin saja, warga harus antri berjam-jam.

Lebih lanjut, alumni GMNI cabang Kupang ini menyatakan agar Pemkab Sabu Raijua cepat tanggap terhadap isu BBM dan mengawal harga sesuai ketentuan peraturan yang ada.

Ia juga meminta kepada pihak kepolisian dan Pol PP agar segera menangkap oknum-oknum penimbun BBM.

Di akhir pernyataannya, Alfred mendesak kepada DPRD dan Pemerintah Daerah agar dapat merumuskan sebuah Peraturan Daerah untuk mengatur pola distribusi BBM di Sabu Raijua agar ancaman kelangkaan dapat diantisipasi dengan baik. (Andre/VoN)

Foto Feature: Antrian BBM di Sabu Raijua (Foto: Alfred)

Sabu Raijua
Previous ArticlePenjual di Pasar Oeba: Kami Butuh Bukti, Bukan Janji
Next Article Menikmati Sensasi Panorama Gua Cingcoleng di Manggarai Timur

Related Posts

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Wakil Bupati Nagekeo Terjatuh dari Kuda Saat Penyambutan Peserta MTQ NTT

23 Juni 2026

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026
Terkini

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.