Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Rumah Perempuan dan Dedari Foundation Adakan Workshop Musik Puisi di Kupang
HEADLINE

Rumah Perempuan dan Dedari Foundation Adakan Workshop Musik Puisi di Kupang

By Redaksi16 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, VoxNtt.com– Rumah Perempuan dan Dedari Foundation mengadakan serangkaian kegiatan seni yang bertempat di Taman Dedari Sikumana Kupang dan Aula Pascasarjana Universitas Nusa Cendana.

Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 15 Desember-17 Desember 2016.

Kegiatan hari pertama diawali dengan workshop musikalisasi puisi bersama Fileski, seorang seniman muda asal Madiun yang membuat aransemen musik puisi  dalam buku “Penulis Mantra”.

dedari

Seniman yang pernah mendapatkan penghargaan dari E-Sastera Malaysia dan beberapa penghargaan bergengsi luar negeri lainnya, mengatakan seni tidak hanya soal keindahan, tapi juga soal segala aspek.

Kreatifitas dan kemajuan sebuah daerah menurutnya, terlihat dari kemajuan seni dari pemudanya.

Saat ditanya terkait musik puisi, Fileski menjelaskan puisi sendiri jika dikolaborasikan dengan seni  lain seperti musik, kita dapat merasakan emosinya melalui musik yang mengiringi.

Sementara itu, ketua  Teater Perempuan Biasa, Lanny Koroh menjelaskan jika kegiatan musikalisasi puisi dan serangkaian kegiatan lainya melibatkan pelajar dan mahasiswa.

“Kami lihat, penting adanya workshop dan musikalisasi puisi ini. Karna perkembangan puisi-puisi di NTT perlu mendapatkan perhatian yang serius” jelas Lanny yang juga koordinator dari kegiatan ini.

Kegiatan hari kedua, kata Lanny akan dilanjutkan dengan peluncuran buku kumpulan puisi dan bedah buku berjudul “Penulis Mantra” yang ditulis oleh Dr. Gede Artawan.

Dalam peluncuran buku nanti akan diselingi dengan pesta seni, seperti tari-tarian, musikalisasi puisi, pementasan monolog, pementasan lagu-lagu menggunakan alat musik akustik.

Adapun seniman yang terlibat selain dari Kota Kupang dan  Maumere,  ada juga dari Bali. Mereka selain sebagai pembedah buku, juga akan terlibat sebagai pengisi acara.

Sri Jayantini  akan membedah buku “penulis mantra” dari sisi penerjemahan, Dr. I Gede Artawan yang melihat dari sisi budaya Bali, Olivianus Dadi Lado “Olkes” yang akan melihat perpaduan antara budaya NTT dan budaya Bali, sementara George Hormat Kulas yang membedah dari sisi Sosial Budaya.

Pada kegiatan hari terakhir  yang bertempat di Aula Pascasarjana Undana akan dilanjutkan dengan bedah buku milik Prof. Dr. Alo Liliweri, M.S dengan judul buku “Konfigurasi Dasar Teori-Teori Komunikasi Antarbudaya” dan buku  “Penulis Mantra” yang akan dibedah oleh Dr. Gomer L. dan Dr. Gede Artawan. (Nicke/VoN)

Kota Kupang
Previous ArticleLembaga JHRC Siap Bantu Korban Pelecehan Seksual di Matim
Next Article TPDI NTT: Kejari Maumere Harusnya Proaktif Kejar Putusan Yohanis Goban

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

Warga Kampung Barang Gelar Roko Molas Poco, Tiang Utama Rumah Adat Gendang Diarak ke Lokasi Pembangunan

11 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.