Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Rajut Kekerabatan, Keluarga Flobamora di Manokwari Selatan Gelar Halalbihalal
NTT NEWS

Rajut Kekerabatan, Keluarga Flobamora di Manokwari Selatan Gelar Halalbihalal

By Redaksi10 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pose bersama usai kegiatan halalbihalal
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Manokwari Selatan, Vox NTT- Ikatan Keluarga Flobamora (IKF)-NTT menggelar halalbihalal di Manokwari Selatan (Mansel)-Papua, Sabtu (8/7/2017).

Kegiatan yang berlangsung di sekretariat IKF Ransiki-Mansel, tepatnya di kediaman Uci Sanusi salah satu anggota.

Halalbihalal oleh IKF Mansel tersebut dibuat untuk merajut tali kekerabatan antar sasama warga asal NTT. Selain itu, sebagai momen saling memaafkan antar umat beragama muslim dan anggota IKF Mansel.

Ketua panitia kegiatan halalbihalal, Husen Ratip menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota IKF yang sudah terlibatan dalam hajatan itu.

Meski di tanah rantauan kata dia, budaya toleransi yang diwariskan oleh leluhur keluarga NTT tetap dijaga dan dijunjung tinggi. Nilai toleransi dan kekerabatan itu masih tetap eksis, meski ada degradasi seperti saat ini.

Karena itu, Husen mengajak kepada anggota IKF Mansel untuk terus menjunjung tinggi nilai kekerabatan dan toleransi yang selama ini dijalankan di Provinsi NTT.

“Toleransi, sejak dahulu kita bersaudara dan masih satu darah. Kegiatan sebenarnya sebagai sebuah ikon penting di NTT sampai dengan saat ini. Sehingga NTT disebut sebagai daerah toleransi sangat tinggi walau ada perbedaan pendapat,” terang Husen.

Ketua umum IKF Mansel, Emanuel Nuba Benihingan mengatakan toleransi di Mansel tentunya juga menjadi tanggung jawab dan kewajiban warga rantau asal NTT.

“Juga toleransi sangat tinggi di NTT, toleransi it terus kita bawa dan ada di tanah rantau. Kita datang dari jauh, dipisahkan lautan yang luas, gunung dan lembah maka kita dipersatukan dalam ikatan Flobamora, maka perlu kita bangun kebersamaan ini,” kata Emanuel.

Halalbihalal dilakukan kata dia, sebagai bukti bahwa wadah Flobamora di Mansel tetap teguh dalam merajut kekerabatan dan persaudaraan.

“Dalam perjalanannya ada riak-riak dan dinamika dalam organisasi itu biasa. Karena itu dipersatukan dari banyaknya perbedaan, baik bahasa, budaya, dan kebiasaan. Tapi dalam Flobamora kita tetap bersatu,” tukasnya. (Kontributor: Kema Martinus/AA/VoN)

Kota Kupang
Previous ArticlePolres TTS Musnahkan 2017 Liter Miras 
Next Article Pemda Matim Siap Tanggung Biaya Pengobatan Penderita Sakit Jiwa

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.