Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Polda NTT Dinilai Nodai Rasa Keadilan Masyarakat
NTT NEWS

Polda NTT Dinilai Nodai Rasa Keadilan Masyarakat

By Redaksi13 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Alex Apri Kulas (Foto: Ist-)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Alex Apri Kulas, salah seorang warga Manggarai menilai Kepolisian Daerah (Polda) NTT telah menodai keadilan dalam masyarakat.

Penilaian berupa sorotan Apri tersebut muncul lantaran Kasat Reskrim Polres Manggarai, Iptu Aldo Febrianto belum ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya, Kasat Aldo terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Propam Polda NTT di ruang kerjanya. Dalam OTT pada Senin, 11 Desember 2017 itu, ia dipergok sedang bersama seorang kontraktor yang membawa uang sejumlah Rp 50 juta.

“Ada perlakuan yang tidak adil dan cenderung memihak bahkan melindungi Kasat Reskrim Polres Manggarai, Iptu Aldo Febrianto,” kata Apri Kulas kepada VoxNtt.com di Ruteng, Rabu (13/12/2017) malam.

Dia menilai pula tindakan pihak Polda NTT yang tidak menersangkakan Kasat Aldo sangat diskriminatif.

Betapa tidak, ada banyak kasus lain yang berhasil diangkat melalui OTT dengan cepat polisi menetapkan pelaku sebagai tersangka.

Apri mencontohkan, anggota Reskrim Polres Manggarai sering melakukan OTT terhadap pelaku perjudian.

“Begitu masyarakat biasa terjaring OTT kasus judi, orangnya ditangkap, digiring ke Polres dan langsung ditetapkan sebagai tersangka serta ditahan. Berbagai barang bukti di TKP pun disita. Ini berbeda dengan Kasat Reskrim Polres Manggarai. Bahkan yang bersangkutan dipindahkan ke Polda tanpa embel-embel sebagai tersangka. Betul-betul tidak adil, sangat tidak adil,” tegasnya.

Apri sendiri mencurigai ada sandiwara di balik OTT Kasat Aldo tersebut. “Kemana dan untuk apa ini OTT? Kok seperti sandiwara saja?” tanya Apri menyindir.

Karena itu, dia meminta masyarakat segera sadar bahwa ada perlakukan tidak adil dalam penegakan hukum di Manggarai. Itu terutama karena Kasat Aldo diperlakukan secara istimewa oleh Polda NTT.

“Polda NTT telah mencederai rasa keadilan masyarakat dengan memperlakukan Kasat Reskrim Polres Manggarai layaknya bukan pelaku tindak pidana yang terjaring OTT,” kembali Apri menegaskan.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleMasyarakat Diminta Adukan Tentara yang Main Politik
Next Article Kasat Aldo Terjaring OTT, Propam Polda Melunak

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.