Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Soal Keterlibatan Komang, Yus Mahu Punya Bukti Kuat
NTT NEWS

Soal Keterlibatan Komang, Yus Mahu Punya Bukti Kuat

By Redaksi17 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kanit Tipikor Polres Manggarai, I Komang Suita (Foto: Facebook, Komang Suita)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Direktur PT Manggarai Multi Investasi (MMI), Yus Mahu mengaku punya bukti keterlibatan Kanit Tipikor Polres Manggarai, I Komang Suita dalam aksi pemerasan atas dirinya.

“Lewat dia (Komang) semua. Dia SMS, telepon terus menerus. Saya masih simpan semua SMS dan teleponnya,” katanya kepada sejumlah wartawan di halaman Kantor DPRD Manggarai, Kamis (14/12/2017) lalu.

Dia mengaku bukti SMS dan telepon Komang Suita sudah disampaikannya saat dia diperiksa Tim Propam Polda NTT di Kupang, Rabu (13/12/2017) lalu.

“Sudah saya serahkan waktu diperiksa di Polda kemarin,” jelasnya.

Yus Mahu menuturkan Komang aktif menghubunginya, baik melalui pesan singkat maupun telepon untuk meminta uang. Tiap kali menghubunginya, kata Mahu, Komang mengaku bertindak atas nama atasannya, Aldo Febrianto.

Karena terus didesak Komang, lanjut Yus Mahu, dia pun pasrah dan menyerahkan langsung uang sebesar Rp 50 juta kepada Aldo Febrianto pada Senin (11/12/2017) lalu. Saat penyerahan uang, Direktur PT MMI tersebut ditemani seorang stafnya bernama Maksi.

“Ya, benar. Saya yang kasih uang itu,” ujarnya.

Dia membantah jika pemberian uang itu lantaran dirinya atau badan usaha milik daerah yang dipimpinnya itu berurusan dengan hukum.

“Karena diminta saja makanya saya kasih. Diminta berkali-kali, terpaksa saya kasih saja to,” ujarnya.

Sementara, I Komang Suita belum bisa diwawancara. Wartawan telah berusaha mendatangi ruanganya, namun Komang tak ditemukan. Ruang kerjanya ditutup. Dari balik pintu kaca yang ditempeli stiker bergambar tikus itu, tak terlihat satu pun polisi di dalamnya.

Selain mendatangi ruang kerjanya, wartawan juga sudah berusaha menghubungi Kanit Tipikor tersebut, tapi sampai berita ini diturunkan tidak ada jawaban.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticlePanwaslu Matim Optimis Pemilu Mendatang Berjalan Kondusif
Next Article Kader PDIP NTT: Keputusan DPP Sangat Keterlaluan dan Konyol

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.