Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Warga Tahan Dum Truck yang Diduga Selundupkan BBM ke Timor Leste
NTT NEWS

Warga Tahan Dum Truck yang Diduga Selundupkan BBM ke Timor Leste

By Redaksi29 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dum Track yang ditahan di Mapolres Belu. (Foto: Marel Manek)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Sebuah unit dump truck bernomor polisi DH 8412 EA ditahan warga perbatasan RI-TDTL, Desa Lamaksanulu, Kecamatan Lamaknen Belu pada Kamis, (28/12/2017) malam.

Truck tersebut ditahan warga karena diduga membawa sejumlah barang yang hendak diselundupkan ke Timor Leste melalui Desa Lamaksenulu, Kecamatan Lamaknen.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, Jumat (29/12/2017) warga merasa curiga melihat truck bermuatan barang-barang yang ditutupi dengan terpal biru dan hendak masuk ke Timor Leste.

Warga kemudian menahan truck tersebut dan memeriksa muatan yang dibawah. Didapati warga, mobil tersebut mengangkut tembakau sag, bahan bakar minyak (BBM) yang dikemas dalam jerigen berukuran besar dan petasan kembang api.

“Semalam tim buser Polres Belu sudah datang angkut dan bawa ke Mapolres,” kata warga yang tidak ingin namanya dipublikasi.

Pantauan VoxNtt.Com di halaman Mapolres Belu pada Jumat (29/12/2017) siang, dump truck bernomor polisi DH 8414 EA itu diparkir tepat di halaman ruangan Reskrim Mapolres Belu.

Terlihat truck tersebut syarat muatan dan ditutupi dengan terpal biru. Wartawan yang datang ke Mapolres Belu belum bisa mengetahui jenis barang apa saja yang dimuat, karena saat itu tidak ada anggota Sat Reskrim yang ditemui.

Terpisah, Kasat Reskrim Iptu Jemy Noke mengatakan, dirinya masih berada di Kupang. Terkait informasi penahanan mobil, Iptu Jemi mengatakan akan memberikan informasi setelah mengecek anggota.

“Saya ada di Kupang. Nanti saya cek anggota dulu baru sampaikan,” jawabnya ketila dihubungi via telpon selulernya.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Boni Jehadin

 

 

Belu
Previous ArticleKontraktor Tagih Sisa Uang Proyek di Dinas PU TTU
Next Article Gedung SDN Banoko TTU Segera Dibangun

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.