Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Bui Jadi Kado Tahun Baru untuk 9 Pemuda di Maumere
NTT NEWS

Bui Jadi Kado Tahun Baru untuk 9 Pemuda di Maumere

By Redaksi2 Januari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para terduga pelaku pengeroyokan terhadap Marselus dan Sakarias di Polres Sikka (Foto: Dok. Polres Sikka)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Tahun baru bisa jadi kesempatan saling memaafkan dan berbaikan. Masing-masing orang tentunya mengharapkan bakal mendapat hal-hal baik di tahun 2018.

Berbeda dengan 9 pemuda di Maumere. Lantaran perayaan pergantian tahun yang tak terkontrol mereka terancam dapat kado bui alias penjara.

Kesembilan pemuda tersebut terlibat pengeroyokan terhadap Marselus Sadipun (55) dan Sakarias Sadipun (22) tahun di Jl. Ahmad Yani, Depa Pusat Perbelanjaan Barata, Maumere pada Senin (1/1/2018) kurang lebih pukul 03:00 Wita dini hari.

Kasat Reskrim Polres Sikka, Andri Setiawan menuturkan Marselus dan Sakarias yang hendak pulang ke kediaman mereka di Nele dihadang para pemuda yang diduga sedang terpengaruh minuman keras.

Mereka lantas beramai-ramai memukuli kedua korban. Tidak hanya dengan tangan kosong mereka juga menggunakan kayu dan batu.

Akibatnya, Marselus dan Sakarias mengalami luka dan harus dilarikan ke RSUD T.C. Hillers Maumere. Rafael yang berprofesi sebagai penjaga sekolah di Nele Urung tersebut mengalami luka pada kaki, kepala dan lengan.

Lebih jauh Andri Setiawan menerangkan para pelaku telah ditahan di Polres Sikka untuk dilakukan proses lebih lanjut. Mereka disangkakan melakukan penganiayaan dan pengrusakan.

 

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous ArticlePerkuat Persaudaraan, Flobamora Padang Rayakan Natal dan Tahun Baru Bersama
Next Article Jenazah WNA Asal Swedia Ditemukan Dekat Pulau Siaba

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.