Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Mahasiswa Elsel Kecam Oknum yang Memblokir Jalan di Perbatasan
NTT NEWS

Mahasiswa Elsel Kecam Oknum yang Memblokir Jalan di Perbatasan

By Redaksi9 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jalan yang diblokir oknum tidak bertanggung jawab di Bakit ,Desa Wae Rasan, Kecamatan Elsel (Foto: Dok. Mahasiswa Elsel)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Para pemuda dan mahasiwa asal Kecamatan Elar Selatan (Elsel) mengecam keras tindakan oknum yang melakukan pemblokiran jalan di Bakit, Desa Wae Rasan. Daerah ini merupakan perbatasan antara Kabupaten Manggarai Timur (Matim) dan Ngada.

Kecaman tersebut tertuang dalam press release yang dikirim salah satu mahasiswa asal Elsel Ferdinandus Lalong kepada VoxNtt.com, Selasa (09/01/2017).

Dalam rilis itu, para mahasiswa menjelaskan kondisi jalan Provinsi NTT dari Matim menuju Ngada telah diblokir oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Padahal, jalan tersebut merupakan ruas utama yang menghubungkan Kecamatan Elsel-Matim dengan Kecamatan Riung Barat-Ngada.

Aksi pemblokiran membuat masyarakat semakin resah akibat kondisi yang nyaris putus.

Baca: Kapolres Manggarai Bangun Titian di Perbatasan Matim dan Ngada

Tak hanya resah, tindakan tidak terpuji itu menyebabkan aktivitas perekonomian dan transportasi juga terhambat. Hingga saat ini pengendara, baik mobil maupun sepeda motor tidak bisa melintasi jalur itu.

Diceritakan pula dalam rilis itu, pada Senin, 8 Januari, sejumlah pemuda dan mahasiswa asal Kecamatan Elsel dari berbagai kota di Indonesia melayangkan pernyataan sikapnya atas pemblokiran jalan di Wae Bakit kepada Gubernur NTT, Frans Lebu Raya. Surat itu dikirim sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa.

Apalagi, hingga kini Lebu Raya dinilai tidak memberikan perhatian serius atas kondisi jalan di perbatasan yang kian buruk.

Karena itu, dalam surat yang dikirim ke Lebu Raya para mahasiswa ini melayangkan lima tuntutan.

Kelimanya antara lain; pertama, mendesak Pemprov/Gubernur NTT untuk segera membuka pemblokiran jalan di Wae Bakit.

Kedua, mendesak Pemprov/Gubernur NTT untuk segera memperbaiki jalan dan jembatan di lokasi pemblokiran.

Ketiga, mendesak Gubernur NTT untuk memroses oknum yang melakukan tindakan pemblokiran jalan.

Keempat, mendesak Pemprov/Gubernur NTT untuk melakukan perbaikan jalan yang diblokir oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Apabila aspirasi pemuda dan mahasiswa Elsel ini tidak direspon, mereka mengancam akan mengirim surat mosi tidak percaya kepada Pemprov/Gubernur NTT.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleKPU Nagekeo Diingatkan Tidak Ulangi Kesalahan Masa Lalu
Next Article Resmi, Anggota DPRD Ende Ditahan Jaksa

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.