Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Usut Kasus Pompa Hydrant di Nagekeo, Ini Perkembangannya
NTT NEWS

Usut Kasus Pompa Hydrant di Nagekeo, Ini Perkembangannya

By Redaksi4 April 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi korupsi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Polres Ngada terus melakukan penyelidikan atas kasus dugaan korupsi proyek Pompa Hydrant di Desa Rendu Butowe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo.

Hingga kini polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

“Kasus dugaan korupsi proyek Pompa Hydrant tahun 2010 itu, masih dalam proses penyelidikan. Namun kita belum tetapkan siapa tersangka. Untuk sementara kita masih tunggu pelaksanaan audit tahap dua dari Polteknik Kupang,” kata Kapolres Ngada AKBP Firman Affandy melalui Kanit Tipikor Aipda Rusnadin kepada Voxntt.com belum lama ini.

Menurut Rusnadin, dalam penyelidikan kasus tersebut polisi telah melakukan pengecekan fisik proyek. Polisi juga sudah memeriksa beberapa saksi.

Untuk diketahui, kasus dugaan korupsi proyek Pompa Hydrant di Rendu dikerjakan oleh CV Moresa tahun 2010 lalu.

Pemilik CV ini ialah Rofinus Jo Wasek yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Nagekeo.

Proyek senilai Rp 1 Miliar lebih itu hingga kini diduga tidak dimanfaatkan oleh masyarakat lantaran peralatan sudah tidak berfungsi. Pompa hydrant hanya berfungsi saat masa uji coba.

Pada tahun 2016 lalu, warga Rendu melaporkannya ke Polres Ngada. Sejak dilaporkan, pihak Polres Ngada terus melakukan penyelidikan.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleKPK Harus Periksa Menteri Perdagangan
Next Article Listrik Mati Hidup, Warga Ndora Nagekeo Kesal Alat Elektronik Rusak

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Bejo MY Sampaikan Hak Jawab, Bantah Lakukan Penganiayaan terhadap Nelayan

1 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.