Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Listrik Mati Hidup, Warga Ndora Nagekeo Kesal Alat Elektronik Rusak
Regional NTT

Listrik Mati Hidup, Warga Ndora Nagekeo Kesal Alat Elektronik Rusak

By Redaksi4 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi listrik padam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende,Vox NTT-Warga Ndora, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, NTT keluhkan kondisi listrik yang belakangan sering mati hidup. Kondisi ini bahkan terjadi juga selama masa Tri Hari Suci Paskah baru-baru ini.

Kekesalan warga kembali mencuat dua hari belakangan ini lantaran beberapa peralatan elektronik mendadak rusak karena pengaruh listrik mati hidup.

Katarina Wunu, salah seorang warga Ndora mengaku, sangat kesal karena listrik mati hidup di tempatnya. Akibat itu, sebuah race cooker miliknya rusak total.

“Magicom kami jebol karena listrik mati hidup. Saya memang sangat kesal, (listrik) mati hidup tanpa pemberitahuan,” ucap Katarina, Selasa (3/4/2018).

Ia menjelaskan, listrik mati sering terjadi sekitar pukul 18.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita. Kemudian hidup lagi pukul 19.30 wita. Lalu mati lagi pukul 20.00 Wita.

“Yah bertubi-tubi begitu. Kalau mati hidup begini, yah pastilah barang-barang rusak. Mana ada mereka (PLN) peduli begini, mereka hanya tahu matikan listrik,” ucap dia kesal.

Kekesalan serupa diungkapkan Anselmus Djago, warga yang bermukim di Lorong BP, Pagooga.

Ia mengatakan, gara-gara listrik mati hidup, televisinya tiba-tiba rusak dan keluarkan asap.

“Kita memang diberi perlakuan seperti ini. Suka-suka saja mati hidup,” katanya bernada tinggi.

“Kalau mati hidup terus begini, yah, pengeluaran lebih banyak lagi,” ucap dia lantas berharap listrik bernyala normal.

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende Nagekeo
Previous ArticleUsut Kasus Pompa Hydrant di Nagekeo, Ini Perkembangannya
Next Article Tiga Hari Pelaksanaan UNBK di NTT Berjalan Lancar

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026
Terkini

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.