Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Puluhan Ribu Suara Umat Katolik NTT Terancam Hangus
HEADLINE

Puluhan Ribu Suara Umat Katolik NTT Terancam Hangus

By Redaksi9 September 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Puluhan ribu umat katolik memperingati Semana Santa di Larantuka, Flores, NTT (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Larantuka, Vox NTT-Puluhan ribu suara umat katolik Provinsi NTT bakal hangus dalam pemilu serentak 17 April 2019 mendatang. 

Pasalnya pada waktu yang sama umat katolik di daerah ini menyelenggarakan ritual Semanta Santa.

Semana Santa adalah sebuah ritus hasil inkulturasi kepercayaan kristen katolik (warisan bangsa Portugis) dan budaya Lamaholot untuk menghormati Bunda Maria sekaligus penghayatan wafatnya Yesus Kristus.

Ritus ini berlangsung selama tujuh hari. Dimulai dari perayaan Rabu Abu hingga Rabu Trewa, kemudian dilanjutkan tiga hari suci yang dimulai hari Kamis Putih hingga Minggu Paskah.

Don Tinus DVG, raja Larantuka mengatakan puluhan ribu suara umat katolik di NTT bakal tidak ikut coblos karena konsentrasi mereka terbagi dengan perayaan Semana Santa.

“Masa Semana Santa digunakan oleh Umat katolik untuk berpuasa dan berbenah diri. Setelah masa Semana Santa, dilanjutkan dengan pelaksanaan prosesi Sesta Vera pada malam Jumad Agung. Tentunya dengan penyelenggaraan Pilnas konsentrasi umat akan terbagi. Hal ini, berpotensi banyak umat yang akan tidak memberikan suaranya atau Golput” ungkap Don saat ditemui VoxNtt.com di kediamannya, Selasa, (04/09/2018) malam.

Don mengatakan pengalaman pemilu yang bertepatan dengan perayaan Semana Santa pernah terjadi 10 tahun yang lalu.

Pada waktu itu pihak keuskupan, pemerintah daerah, dan suku-suku pelaksana Semana Santa, mengajukan permohonan agar pelaksanaan pemilu digeser sesudah paskah.

Permohonan itu kemudian dikabulkan pemerintah pusat dengan menetapkan pelaksanaan pemilu satu minggu setelah paskah.

Raja Larantuka berharap agar seluruh stakholder bersama-sama memperjuangkan jadwal pelaksanaan pemilu di NTT kali ini sehingga dapat digeser sesudah paskah.

“Kita sangat mengharapkan kerja sama dari seluruh stakholder. Tradisi ini tidak saja diikuti oleh umat Katolik Larantuka tetapi umat Katolik di Indonesia,” ungkap Don.

Masa Permenungan

Tujuh minggu masa Semana Santa merupakan waktu yang diisi dengan permenungan penderitaan Yesus. Umat katolik di Larantuka berpuasa, bertapa, dan menyampaikan ujud syukur atas berkat kehidupan yang telah dilalui.

Puncak dari perayaan Semana Santa ini ditandai dengan perarakan patung Tuan Ma (Bunda Maria yang sedang berduka) dan patung Tuan Ana (Arca kanak-kanak Yesus) mengelilingi kota Larantuka diikuti oleh ribuan umat dengan lantunan doa dan nyanyi-nyanyian ratapan Bunda Maria.

Sejak dahulu Semana Santa diikuti oleh beberapa daerah dalam paguyuban masyarakat berbudaya Lamaholot seperti umat katolik di Flores Timur, Lembata, dan sebagian Kabupaten Alor.

Tradisi ini telah membatin dan mengakar dalam nadi umat serta menjadi masa-masa yang dinantikan.

Inkulturasi unik nan sakral ini, kini menjadi magnet para peziarah, baik peziarah lokal maupun manca negara.

Ritual ini juga telah resmi ditetapkan menjadi wisata religi nasional oleh kementrian pariwisata pada tahun 2018.

Penulis: Sutomo Hurint

Editor: Irvan K

Flores Timur Semana Santa
Previous ArticleKasus PLTS Nagekeo, Polisi Masih Butuh Keterangan Ahli
Next Article Gelar MPAB, PMKRI Kupang Rekrut 184 Peserta Baru

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.