Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Di Ende, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun
NTT NEWS

Di Ende, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun

By Redaksi14 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sesosok mayat perempuan yang diketahui bernama Sisilia Sero ditemukan warga di kebunnya (Foto: Dok. Polisi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Polisi sedang mengidentifikasi sesosok mayat perempuan yang ditemukan di Kampung Leke, Desa Lisepuu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, NTT pada Selasa (13/11) sore.

Menurut keterangan Kasubag Humas Polres Ende, AKP Sahab Adam, sesosok mayat itu pertama kali ditemukan Yosep Jadi (49), warga Ndunggilo, Wolowaru. Saat itu, Yosep hendak ke kebunnya.

“Ketika saksi (Yosep) pergi ke kebunnya dan menemukan korban sudah tidak bernyawa dan kondisi mayat telah menjadi tengkorak,” jelas Sahab dalam pesan WhatsApp kepada VoxNtt.com, Rabu (14/11/2018) pagi tadi.

Ia mengatakan, sesosok mayat itu baru diketahui identitasnya setelah mendapatkan keterangan dari sang suaminya, Antonius Nanga (53). Antonius menyebutkan, istrinya, Sisilia Sero (64) menghilang dari rumah sejak Rabu, 7 November 2018 lalu.

“Pada hari Selasa tanggal 06 November 2018 sekitar pukul 06.00 wita, korban berangkat menuju pasar Moni untuk berbelanja sayur dan korban kembali ke rumah pada hari Rabu tanggal 07 November 2018. Namun, korban kembali keluar dari rumah tanpa sepengetahuan suami maupun keluarga lainnya,” ucap Sahab, setelah mendapatkan keterangan Antonius.

Upaya untuk mencari korban oleh suami dan keluarganya telah dilakukan. Namun, korban tidak ditemukan.

Korban diperkirakan meninggal dunia seminggu yang lalu. Sebab, saat ditemukan, kondisi korban sisa tengkorak.

“Penyebab kematian korban sampai dengan saat ini belum diketahui karena tidak adanya saksi dan alat bukti yang mendukung pada saat penemuan mayat,” kata Sahab.

Menurut cerita Antonius, kata Sahab, korban Sisilia memang memiliki riwayat terserang penyakit kronis lainnya. Namun demikian, polisi terus melakukan penyelidikan.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Mayat
Previous ArticleRelasi Ekonomi Politik di Balik Secangkir Kopi Manggarai
Next Article Bocah SD di Satar Nawang Diduga Disembunyikan Makhluk Gaib

Related Posts

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026
Terkini

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.