Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kakek di Satarmese Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur Hingga Hamil
NTT NEWS

Kakek di Satarmese Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur Hingga Hamil

By Redaksi26 November 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi Perkosa (Foto: Bangka Pos)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- YJ (80), seorang kakek dari Pangga, Desa Koak, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian.

YJ dilaporkan ke Polsek Satarmese lantaran diduga telah memerkosa ML (14) hingga hamil. ML adalah seorang pelajar di salah satu SMP di kecamatan bagian selatan Manggarai itu.

Kapolres Manggarai AKBP Cliffry Steiny Lapian, melalui Kasubag Humas Ipda Daniel Djihu kepada wartawan mengungkapkan, kasus dugaan pemerkosaan tersebut dilaporkan ke Polsek Satarmese oleh ayah korban berinisial NJ pada 25 November 2018 kemarin.

“Kasus tersebut telah dibuatkan laporan polisi (LP): 21/XI/2018/Sek. S. Mese,” jelas Ipda Daniel.

Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan pelapor kejadian pemerkosaan oleh kakek YJ tersebut terjadi pada 14 Mei 2018 lalu.

Sekitar pukul 07.00 Wita kala itu, ayah korban NJ melihat anaknya tidak berangkat ke sekolah.

NJ lantas menanyakan alasan anaknya tidak pergi ke sekolah. ML anak NJ lalu menjawab bahwa ia tidak ke sekolah lantaran diusir karena ketahuan hamil.

Mendengar jawaban tersebut, NJ lalu menyambar dengan pertanyaan siapa yang menghamili putrinya. Sembari takut, ML kemudian menceritakan bahwa ia hamil setelah diperkosa kakek YJ.

“Korban mengaku bahwa telah diperkosa oleh saudara pelaku di Sungai Wae Care, Desa Koak, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai pada tanggal 18 Mei 2018 sekitar pukul 14.00 Wita,” terang Ipda Daniel.

Terduga pelaku saat itu mengancam akan membunuh korban bila menceritakan kejadian tersebut kepada orangtuanya.

Informasi yang dihimpun Polres Manggarai, sebelumnya kasus tersebut telah dilaporkan ke kepala dusun Pangga pada tanggal 17 November 2018 lalu. Selanjutnya, dilaporkan ke Polsek Satarmese.

Menurut Ipda Daniel, menyikapi laporan ayah korban, pihaknya melakukan pemeriksaan korban, membuat permintaan visum et repertum (VER), dan memanggil saksi-saksi.

“Belum dilakukan VER terhadap korban dikarenakan Puskemas Iteng belum memiliki dokter tetap, tapi hanya dokter bantu yang masuk pada hari Selasa dan Kamis. Tetapi sudah dilakukan pemeriksaan luar oleh bidan Puskesmas Iteng atas nama Marta Pada,” jelas Ipda Daniel.

Hingga kini pihaknya terus melakukan penyelidikan atas kasus pemerkosaan tersebut.

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleIni yang Dilakukan Para Frater SVD untuk Merawat Ibu Bumi
Next Article Potret Jujur Masalah Kesehatan NTT dalam Novel Maria Matildis Banda

Related Posts

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026
Terkini

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.