Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Diduga Disambar Petir, Pria Asal Sumba Timur Ini Tewas di Taga Ruteng
NTT NEWS

Diduga Disambar Petir, Pria Asal Sumba Timur Ini Tewas di Taga Ruteng

By Redaksi7 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jasad Honga Walu Taji (25) saat ditemukan warga (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Naas menimpa Honga Walu Taji (25). Pria asal Kambu Wai, Desa Pambuatajara, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur ini tewas di Taga, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Jumat (7/12/2018).

Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu mengungkapkan, Honga tewas di jalur Taga – Bahong tepatnya, di Kampung Taga, Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong sekitar pukul 14.20 Wita.

Buruh di PT Sinar Harapan Baru itu tewas diduga setelah disambar petir saat hendak menjemput kakaknya dan mandor di tempat proyek pemasangan tiang beton jaringan listrik.

Korban menjemput kakaknya dan mandor menggunakan sepeda motor Yupiter MX hitam tanpa plat nomor Polisi.

“Di tengah perjalanan korban diduga tersambar petir,” kata Ipda Daniel saat dihubungi VoxNtt.com, Jumat sore.

Saat ditemukan, kata Ipda Daniel, korban dalam keadaan meninggal dunia. Wajahnya pucat membiru, terdapat luka lecet di kaki, dan luka robek di dagu.

Di bagian leher korban juga tampak hangus dan berwarna hitam.

Ipda Daniel menambahkan, usai mendapat laporan, Polisi kemudian turun dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selanjutnya, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng.

Menurut Daniel, kesimpulan sementara pihak RSUD dr. Ben Mboi Ruteng yang diwakili oleh dr. Yanti Barut, pada tubuh korban bagian luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Penyebab kematian belum dapat disimpulkan dikarenakan pihak keluarga korban menolak melakukan otopsi dan menerima dengan iklas kematian korban. Keluarga korban tidak mau membuat pengaduan atau laporan Polisi,” terang Ipda Daniel.

Dalam rencananya, kata dia, pemberangkatan jenazah ke kampung halamannya  di Sumba Timur ditanggung PT Sinar Harapan Baru.

 

Penulis: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleAngel, Putri Pariwisata Nagekeo yang Ingin Jadi Polwan
Next Article Polres TTU Tetapkan 8 Tersangka Dugaan Penyelundupan BBM ke RDTL

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.