Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Proyek Jalan 9 Miliar di Manggarai Timur Sudah Rusak
NTT NEWS

Proyek Jalan 9 Miliar di Manggarai Timur Sudah Rusak

By Redaksi11 Desember 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi deker yang nyaris jebol di jalan Lehong-Peot (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Proyek jalan hotmix dari Lehong menuju Peot, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sudah rusak dan dua tahun tampak mubazir.

Jalan Lehong-Peot tidak digunakan sejak tahun 2017 lalu. Sejak setahun lalu jalan tersebut tidak dilalui kendaraan.

Kondisi proyek yang menghabiskan dana Rp 9 miliar lebih ini pun tampak sudah rusak.

Pantauan VoxNtt.com, Selasa (11/12/2018), di beberapa titik aspalnya terkupas dan terbelah akibat hujan deras. Di bagian kiri dan kanan badan jalan ada yang terkikis.

Selanjutnya, empat buah deker yang berada di sepanjang jalan itu nyaris ambruk dan putus karena terkikis air kali.

Aspal di jalur Lehong-Peot terkupas diduga disebabkan pembangunan jalan tanpa disertai dengan drainase.

Akibatnya, saat hujan, air dari got meluap dan mengalir bebas di badan jalan.

Kondisi aspal yang retak di jalan Lehong-Peot (Foto: Nansianus Taris/ Vox NTT)

Selain itu, got di ruas jalan itu juga tidak diperhatikan dan tampak dibiarkan bertumbuh rumput liar. Got jalan dipenuhi pasir dan bebatuan.

Berdasarkan hasil penelusuran VoxNtt.com, pengerjaan hotmix dari Lehong-Peot itu satu paket dengan peningkatan jalan Lehong simpang Wae Reca.

Namun, pengerjaannya tidak tembus dari Wae Reca ke Lehong.

Proyek itu diduga dipindahkan sepihak oleh Bupati Yoseph Tote melalui Dinas PUPR Matim, tanpa alasan yang jelas.

Proyek hotmix Peot-Lehong itu diduga dibangun tanpa perencanaan. Sebab di dalam dokumen perencanaan tertera, peningkatan jalan Lehong-Wae Reca.

VoxNtt.com menelusuri proyek itu di website LPSE Kabupaten Manggarai Timur dan menemukan dikerjakan tahun 2016. Proyek dikerjakan oleh PT Floresco Aneka Indah dengan pagu dananya sebesar Rp 9.090.850.000.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur
Previous ArticleHingga Desember 2018, 35 Orang Meninggal Akibat Laka Lantas di TTS
Next Article Tiga Kali Ditangkap Karena Selundup BBM, Ose Masih Bebas

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.