Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Dikabarkan Terjadi Tsunami, Warga Aeramo Berhamburan ke Jalan
NTT NEWS

Dikabarkan Terjadi Tsunami, Warga Aeramo Berhamburan ke Jalan

By Redaksi27 Januari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Warga Aeramo saat sedang berupaya melarikan diri. (Foto: Arton/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Sejumlah warga Aeramo Kabupaten Nagekeo lari berhamburan ke luar rumah, memenuhi jalan raya usai mendengar berita tsunami yang melanda Marpokot, Kecamatan Aesesa.

Takut menjadi korban, sejumlah warga itu berupaya melindungi diri dengan melarikan ke bukit-bukit terdekat.

Reny, warga Aeramo yang dihubungi media ini menjelaskan, mendapatkan informasi tersebut dari tetangga. Namun kata dia, sumber pasti awal mulanya informasi itu belum diketahui.

Setelah ditelusuri, ternyata informasi itu hoaks alias palsu. Warga Marpokot dan Nangadhero saat ini sedang dalam keadaan baik-baik saja. Mereka bahkan tak mengetahui adanya informasi yang sempat membuat suasana mencekam itu.

“Pak kami lari karena ada informasi air laut di Marapokot naik,” ujar Reny saat ditemui Voxntt.com, Minggu (27/1/2019) malam.

Reny berharap, aparat penegak hukum segera mencari tahu dan menangkap pelaku yang menyebarkan kabar bohong tersebut.

Menurut dia informasi itu bisa menyebabkan orang jantungan karena kaget, panik dan ketakutan.

“Saya minta polisi segera usut pelaku penyebar isu bohong bahwa air laut di Marapokot naik,” pintanya.

Berita bohong tentang naiknya air laut beberapa hari belakangan terang dia, membuat warga Desa Aeramo tidak tenang dan diselimuti ketakutan.

Sementara itu, Kapolsek Aesesa, AKP Ahmad melalui Kepala KP3 laut marapokot, Bripka Kristinus Nggae mengatakan, informasi tersebut tidak benar. “Itu berita bohong atau hoax,” ujarnya.

Penelusuran VoxNtt.com, warga di pesisir Pantai Marapokot dan Nangadhero saat ini sedang dalam keadaan aman. Walau demikian, ia tidak menampik jika situasi di laut Marpokot saat ini sedang diterpa gelombang dan angin kencang.

Namun dia menegaskan, tidak ada tanda-tanda akan adanya tsunami.

Penulis: Arkadius Togo

Editor: Boni J

Nagekeo Tsunami
Previous ArticleCatatan Lepas Saat Malam Menyapa Kota Ini
Next Article Dikirim PT. Citra Bina Tenaga Mandiri, Yosinta Pulang Bersama Peti Mati

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.