Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Terima Bantuan dari F-AMATIR, Korban Longsor: Terima Kasih Masyarakat Matim
NTT NEWS

Terima Bantuan dari F-AMATIR, Korban Longsor: Terima Kasih Masyarakat Matim

By Redaksi24 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penyerahan bantuan oleh Ketua F-AMATIR Pankrius Purnama di posko 1, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Sabtu (23/3/2019) (Foto: Sandy Hayon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Usai menerima bantuan dari Forum Anak Manggarai Timur (F-AMATIR), para korban longsor di Labuan Bajo mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Matim.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada F-AMATIR dan seluruh masyarakat Manggarai Timur yang telah memberikan bantuan untuk kami,” ucap Mus Suasa seorang warga yang mewakili para korban, di posko 1, Desa Tondong Belang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Sabtu (23/3/2019).

Terpantau, bantuan yang diberikan berupa sembako dan beberapa kebutuhan lainnya. Para korban longsor di desa itu sangat bersyukur atas kepedulian seluruh masyarakat Matim.

Baca Juga: F-AMATIR Siap Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Labuan Bajo

Pada kesempatan itu ketua F-AMATIR, Pankrius Purnama, mengatakan bantuan yang diberikan itu berasal dari seluruh masyarakat Matim untuk korban bencana Mabar.

“Kebetulan beberapa waktu lalu kami aksi galang bantuan, dan hasil dari aksi itu adalah barang-barang yang kami bawa hari ini,” ujarnya.

Pankarius menambahkan, barang-barang ini diberikan oleh masyarakat Matim melalui F-AMATIR.

Lanjut Pankrasius, bantuan itu merupakan wujud kepedulian masyarakat Matim terhadap korban bencana di Mabar.

Baca Juga: Kisah Gregorius Loni, Korban Longsor di Manggarai Timur

“Meskipun tidak banyak yang kami bawa, tapi ini adalah bentuk kepedulian kami, seluruh masyarakat Matim, atas bencana di Mabar ini,” ujarnya.

Untuk diketahui, bantuan itu diserahkan usai melakukan aksi penggalangan bantuan untuk korban bencana di Borong, ibu kota Kabupaten Matim, pada 11 Maret 2019 lalu.

Baca Juga: Galang Bantuan untuk Korban Bencana di Mabar, F-AMATIR Raup Jutaan Rupiah

Kala itu, F-AMATIR berhasil mengumpulkan uang dari masyarakat yang peduli bencana sebanyak Rp 9.553.000.

Uang tersebut kemudian langsung digunakan untuk membeli sembako bagi para korban bencana di Mabar dan Matim.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Bencana NTT F-AMATIR
Previous ArticleBupati TTU Polisikan Wartawan, PADMA Indonesia Angkat Bicara
Next Article Sekda Matim: Good Governance Perlu Komitmen Moral

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.