Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Sempat Ditutup Keluarga Caleg, Jalan Marapokot-Nangadhero Sudah Bisa Diakses
Pilkada

Sempat Ditutup Keluarga Caleg, Jalan Marapokot-Nangadhero Sudah Bisa Diakses

By Redaksi25 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolsek Urban Aesesa AKP Ahmad pose Danramil Aesesa Mayor Iinf Paulinus Rowa dan pemilik excavator Sam usai pembongkaran material yang menutup jalan dari Desa Marapokot menuju Nangadhero (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Keluarga dari salah satu calon DPRD Nagekeo Dapil 1 diduga menutup jalan dari Desa Marapokot menuju Nangadhero, Kecamatan Aesesa, Selasa (23/04/2019) sore.

Caleg tersebut diduga gagal meraup jumlah dukungan untuk mendapatkan tiket duduk di kursi DPRD Nagekeo.

Pantuan VoxNtt.com, Selasa malam, tampak ada 10 titik tumpukkan pasir Jalan Marapokot-Nangadhero. Ke-10 titik tumpukkan pasir itu antara lain, ada empat di wilayah RT 01 dan 02 Desa Marapokot. Sedangkan enam tumpukkan material ada di RT 08, 09 dan 10 di Desa Nangadhero.

Jalan dari Desa Marapokot menuju Nangadhero tersebut hingga kini sudah bisa diakses kembali.

Hal itu berkat kerja sama antara Polisi, TNI dan Pemerintah Nagekeo. Pihak-pihak ini berusaha membongkar material penutupan jalan dengan menggunakan excavator milik salah satu pengusaha asal Mbay, Rabu (24/04/2019) malam.

Pembongkaran tumpukan material di Kampung Selayar Desa Maropokot dan Nangadhero Kecamatan Aesesa itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Urban Aesesa AKP Ahmad dan Danramil Aesesa Mayor Inf, Paulinus Rowa.

Kegiatan pembongkaran material yang menutup jalan dari Desa Marapokot menuju Nangadhero (Foto: Arkadius Togo/ Vox NTT)

Beberapa warga Maropokot dan Nangadhero mengaku senang karena tumpukan material di jalan tersebut sudah diratakan. Warga pun sudah bisa melintasi jalan dari Desa Marapokot menuju Nangadhero.

Baca Juga: Keluarga dari Calon DPRD Nagekeo Diduga Tutup Jalan Marapokot-Nangadhero

“Kami senang saja. Semoga mereka yang memuat material dan memblokir jalan tidak ulang lagi,” ujar Idul Yusuf, warga Marapokot, Rabu malam.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo Polsek Aesesa
Previous ArticleKlaim Peroleh 11 Ribu Suara, Hanura TTU Optimis Rebut 4 Kursi DPRD 
Next Article Amankan PSU di Nagekeo, Polres Ngada Kerahkan Ratusan Personel

Related Posts

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

Wakil Bupati Nagekeo Terjatuh dari Kuda Saat Penyambutan Peserta MTQ NTT

23 Juni 2026
Terkini

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.