Ilustrasi

Ende, Vox NTT-Penerimaan pajak kendaraan di Kabupaten Ende, NTT hingga pertengahan Mei 2019 sudah mencapai 39,58 persen.

UPT Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTT wilayah Ende menargetkan lebih dari 50 persen hingga akhir triwulan dua pada Juni 2019.

“Akhir triwulan dua bisa mencapai 50 persen. Bisa lebih dari itu,” ucap Kepala UPT, Friets D.B. Mone, belum lama ini.

Ia menuturkan, target itu bisa diraih karena pihaknya sedang gencar pemungutan sistem jemput bola. Saat ini, kata dia, sedang mengidentifikasi serta pemungutan tingkat kecamatan yang dianggap berpotensi.

“Kita lihat wilayah-wilayah yang lebih berpotensi kita turun sosialisasi. Satu minggu ini kita beroperasi di Kecamatan Detusoko,” katanya.

Selain Detusoko dan kecamatan dalam kota, ada beberapa kecamatan yang cukup berpotensi misalnya Nangapanda, Maurole dan Wolowaru.

Friets menyatakan, operasi pajak kendaraan selanjutnya akan dilakukan di Kecamatan Wolowaru.

“Sekarang operasi dengan sistem pelayanan jemput bola di Detusoko. Kita beri sosialisasi dan pelayanan sekaligus,” terang dia.

“Kalau Detusoko menunjukan hasil yang baik kita bisa lakukan ke kecamatan lain,” sambung Friets.

Terhadap jumlah kendaraan di Kabupaten Ende, Friets menyatakan ada peningkatan setiap bulan. Namun, pihaknya belum merekap secara detail terhadap peningkatan jumlah kendaraan.

Pihaknya berharap penerimaan pajak tahun ini melampaui dari target sebesar Rp 20.4 M. Harapan itu karena adanya peningkatan jumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

alterntif text