Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Pajak Kendaraan di Ende Sudah Mencapai 39,58 Persen
Ekbis

Pajak Kendaraan di Ende Sudah Mencapai 39,58 Persen

By Redaksi22 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Penerimaan pajak kendaraan di Kabupaten Ende, NTT hingga pertengahan Mei 2019 sudah mencapai 39,58 persen.

UPT Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi NTT wilayah Ende menargetkan lebih dari 50 persen hingga akhir triwulan dua pada Juni 2019.

“Akhir triwulan dua bisa mencapai 50 persen. Bisa lebih dari itu,” ucap Kepala UPT, Friets D.B. Mone, belum lama ini.

Ia menuturkan, target itu bisa diraih karena pihaknya sedang gencar pemungutan sistem jemput bola. Saat ini, kata dia, sedang mengidentifikasi serta pemungutan tingkat kecamatan yang dianggap berpotensi.

“Kita lihat wilayah-wilayah yang lebih berpotensi kita turun sosialisasi. Satu minggu ini kita beroperasi di Kecamatan Detusoko,” katanya.

Selain Detusoko dan kecamatan dalam kota, ada beberapa kecamatan yang cukup berpotensi misalnya Nangapanda, Maurole dan Wolowaru.

Friets menyatakan, operasi pajak kendaraan selanjutnya akan dilakukan di Kecamatan Wolowaru.

“Sekarang operasi dengan sistem pelayanan jemput bola di Detusoko. Kita beri sosialisasi dan pelayanan sekaligus,” terang dia.

“Kalau Detusoko menunjukan hasil yang baik kita bisa lakukan ke kecamatan lain,” sambung Friets.

Terhadap jumlah kendaraan di Kabupaten Ende, Friets menyatakan ada peningkatan setiap bulan. Namun, pihaknya belum merekap secara detail terhadap peningkatan jumlah kendaraan.

Pihaknya berharap penerimaan pajak tahun ini melampaui dari target sebesar Rp 20.4 M. Harapan itu karena adanya peningkatan jumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

https://www.youtube.com/watch?v=m07YkjJFceU

Ende
Previous ArticleNagekeo Termasuk Satu dari 222 KPPN
Next Article Ini Alasan Jaksa Belum Beri Petunjuk ke Penyidik Polres Ende

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.