Kadis PK Matim, Basilius Teto. (Foto: Sandy Hayon).

Borong, Vox NTT-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Basilus Teto berjanji akan memperhatikan para guru yang tidak lolos sebagai pendidik penerima insentif.

“Pasti kita tidak akan lepas begitu saja pemerintah akan pikirkan solusi bagi mereka yang tidak lolos, apalagi kalau mereka sudah lama mengajar,” kata Basilius saat dihubungi VoxNtt.com, Sabtu (25/05/2019) siang.

Upaya itu kata dia, dapat melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan komite sekolah.

Diakui Basilius saat ini guru yang sudah mendaftar untuk mengikuti testing guru penerima insentif sebanyak 3.190 orang. Lanjut dia, berdasarkan analisis kebutuhan guru di Matim maka yang dibutuhkan 1125 orang guru.

“Nanti testnya secara online dan lokasinya di SMP Negeri 1 Borong dan SMA Negeri 2 Borong,” ujarnya.

Dia menambahkan, proses perekrutan secara online, sebagai upaya untuk menepis segala bentuk kecurangan ataupun isu-isu miring yang mungkin akan terjadi.

“Itu tujuan kita, sehingga nanti para peserta yang tes langsung mengetahui apakah dirinya lolos atau tidak. Oleh karena itu saya sangat mengharapkan untuk para calon tenaga pendidik yang mendapat insentif untuk belajar,” imbuhnya.

Dijelaskannya, proses seleksi ini tidak mempertimbangkan lamanya mengabdi tetapi kemampuan dari setiap orang.

“Ini merata kita tidak melihat lamanya mengabdi,” tukasnya.

Untuk diketahui, nama peserta seleksi untuk menjadi tenaga pendidik penerima insentif daerah sudah diumumkan dan saat ini tengah ditempel di papan pengumuman yang berada di depan kantor Dinas PK Matim di Lehong.

Seleksi akan berlangsung selam tiga hari terhitung dari tanggal Senin 27 Mei 2019. Peserta seleksi wajib berpakaian rapi dengan ketentuan, pria celana hitam baju kemeja putih, wanita baju putih dan rok hitam.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba