Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Kadis PK Matim: Guru yang Tidak Dapat Insentif Pendidik Pemerintah Bakal Perhatikan
VOX GURU

Kadis PK Matim: Guru yang Tidak Dapat Insentif Pendidik Pemerintah Bakal Perhatikan

By Redaksi26 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis PK Matim, Basilius Teto. (Foto: Sandy Hayon).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Basilus Teto berjanji akan memperhatikan para guru yang tidak lolos sebagai pendidik penerima insentif.

“Pasti kita tidak akan lepas begitu saja pemerintah akan pikirkan solusi bagi mereka yang tidak lolos, apalagi kalau mereka sudah lama mengajar,” kata Basilius saat dihubungi VoxNtt.com, Sabtu (25/05/2019) siang.

Upaya itu kata dia, dapat melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan komite sekolah.

Diakui Basilius saat ini guru yang sudah mendaftar untuk mengikuti testing guru penerima insentif sebanyak 3.190 orang. Lanjut dia, berdasarkan analisis kebutuhan guru di Matim maka yang dibutuhkan 1125 orang guru.

“Nanti testnya secara online dan lokasinya di SMP Negeri 1 Borong dan SMA Negeri 2 Borong,” ujarnya.

Dia menambahkan, proses perekrutan secara online, sebagai upaya untuk menepis segala bentuk kecurangan ataupun isu-isu miring yang mungkin akan terjadi.

“Itu tujuan kita, sehingga nanti para peserta yang tes langsung mengetahui apakah dirinya lolos atau tidak. Oleh karena itu saya sangat mengharapkan untuk para calon tenaga pendidik yang mendapat insentif untuk belajar,” imbuhnya.

Dijelaskannya, proses seleksi ini tidak mempertimbangkan lamanya mengabdi tetapi kemampuan dari setiap orang.

“Ini merata kita tidak melihat lamanya mengabdi,” tukasnya.

Untuk diketahui, nama peserta seleksi untuk menjadi tenaga pendidik penerima insentif daerah sudah diumumkan dan saat ini tengah ditempel di papan pengumuman yang berada di depan kantor Dinas PK Matim di Lehong.

Seleksi akan berlangsung selam tiga hari terhitung dari tanggal Senin 27 Mei 2019. Peserta seleksi wajib berpakaian rapi dengan ketentuan, pria celana hitam baju kemeja putih, wanita baju putih dan rok hitam.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Dinas PK Matim Manggarai Timur
Previous ArticleDivisi Hukum AMAN: Kami Tidak Memberikan Kebebasan untuk Merusak Hutan
Next Article Puisi-Puisi Chan Setu*

Related Posts

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026

Gempa Retakkan Halaman Kampung Tango Bali, 32 Rumah Warga Hancur

17 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.