Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Teman Belajar Remaja Kota Kupang Gelar Malam Renungan AIDS
KOMUNITAS

Teman Belajar Remaja Kota Kupang Gelar Malam Renungan AIDS

By Redaksi27 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Komunitas TeBeRK foto bersama usai kegiatan di Taman Nostalgia Kupang. (Foto: Dok. TeBeRK).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Hingga September 2018, kasus HIV/AIDS di Kota Kupang mencapai 1.376 kasus.

Dari data tersebut, laki-laki berjumlah 313 dan perempuan 563 orang. Rata-rata usia adalah 25-45 tahun.

Sementara pada Juni 2018 terdapat 5.773 Kasus. Dari angka tersebut, kasus HIV berjumlah 2769 dan kasus AIDS mencapai 3004. 1326 di antaranya meninggal dunia.

Namun jumlah yang sangat tinggi ini belum menggambarkan secara keseluruhan kasus yang ada di masyarakat.

Penanganan masalah ini juga masih menemukan banyak hambatan, terutama disebabkan stigma dalam masyarakat yang cenderung mendorong seseorang yang berisiko HIV/AIDS, enggan memeriksakan dirinya ke fasilitas kesehatan.

Demikian diungkapkan Narwati Adonis, Ketua TeBeRK.

Menurut Narwati, selama perjalanan epidemi HIV di Indonesia, sudah banyak korban. Mereka ada yang berstatus sebagai pegawai, swasta, buruh maupun Ibu rumah tangga.

Setiap bulan Mei pada minggu ketiga, Narwati mengajak seluruh masyarakat agar memperingati hari kenangan dengan menyalakan lilin, untuk mengenang yang sudah terinfeksi HIV, terutama mereka yang sudah meninggal dunia.

Para korban kata dia, telah meneguhkan semangat para pegiat kemanusiaan melawan wabah HIV & AIDS.

Berkaitan dengan acara mengenang para korban, kata dia tak hanya dilakukan di Indonesia tetapi seluruh dunia. Secara internasional, lanjut dia, acara ini dinamakan International AIDS Candlelight Memorial. Sementara di Indonesia dikenal dengan sebutan Malam Renungan AIDS Nusantara.

Kegiatan dengan tema “Zero Stigma and Discrimination” itu merupakan kerja sama Komunitas Teman Belajar Remaja Kupang (TeBe RK) dengan Institut Hak Asasi Perempuan (IHAP) NTT di Taman Nostalgia Kota Kupang, Jl. Frans Seda – Kelapa Lima Kota Kupang.

“Ada dari Dinas kesehatan yang merupakan perwakilan Pemerintah Kota Kupang. Puskesmas yang kerja sama dan sekolah dampingan Komunitas TeBe RK dan Kelompok Peduli AIDS,” jelasnya.

Lanjut Narwati, kegiatan memperingati malam renungan AIDS Nusantara mempunyai makna, mengenang semua orang yang sudah meninggal karena AIDS.

“Mengenang kita punya kawan, kerabat, saudara yang sudah meninggal gara-gara AIDS. Juga, kita tidak boleh memberi stigma buruk bagi orang dengan HIV AIDS.
kita sama-sama manusia, tidak boleh membatasi diri. Kita tidak bergaul dengan mereka itu salah,” ujarnya.

“Kita menghapuskan stigma dan diskrimasi terhadap mereka yang menderita HIV AIDS,” tegasnya.

Kegiatan itu kata Narwati, juga diisi dengan mekakukan testimoni dari orang dengan HIV Aids.

“Mereka juga dapat pendampingan. Acaranya adalah pentas seni dan pembakaran lilin dan juga musikalisasi puisi,” tutupnya.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Boni J

AIDS HIV/AIDS NTT Kabupaten Kupang TeBe RK
Previous ArticleMenangkap Peluang Ekonomis dari Produk Digital Bank NTT
Next Article Warga Wolowae Ditemukan Tewas Gantung Diri

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.