Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Video: Gubernur NTT Jarang Hadir Paripurna, Ini Kata Pakar Hukum
HEADLINE

Video: Gubernur NTT Jarang Hadir Paripurna, Ini Kata Pakar Hukum

By Redaksi28 Juni 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jhon Tuba Helan (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Gubernur NTT, Viktor Laiskodat disebut jarang hadir dalam rapat paripurna di DPRD Propinsi NTT.

Hal itu diungkapkan ketua Fraksi Demokrat, Winston Rondo dalam wawancara bersama VoxNtt.com beberapa waktu lalu.

“Sebagai tanda etika dan respek, itu wajib hukumnya pimpinan puncak hadir. Kalau toh ada kesibukan harusnya ada apology sehingga DPRD bisa menyesuaikan. Tapi ini sudah 9 bulan terlalu sering tidak hadir,” kata Winston.

Menanggapi hal itu, pakar hukum tata negara Universitas Nusa Cendana, John Tuba Hela menegaskan UU 23 tahun 2014 telah mengatur hubungan antara eksekutif dan DPRD.

John mengungkapkan, hubungan kedua lembaga tersebut adalah mitra. Artinya kedua lembaga bekerja sama dalam menyelenggarakan pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat.

Kalau sidang paripurna, demikian John, wajib hukumnya Gubernur hadir sebagai pembuat kebijakan.

“Kalau tidak hadir, dampaknya hubungan antara eksekutif dan legislatif di tingkat daerah menjadi renggang,” katanya.

Jika renggang dan tidak saling menghargai, lanjut John, maka roda kepemerintahan akan terganggu dan berdampak pada kesejahteraan rakyat.

Gubernur NTT John Tuba Helan Viktor Bungtilu Laiskodat
Previous ArticlePemkab Ende Sesalkan Legalisasi Ijazah SMA Harus Terbang ke Kupang
Next Article Anas Undik, The Widow Who Needs Help

Related Posts

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

GAMKI NTT Luncurkan ‘Road to Event Academy’ untuk Cetak SDM Ekonomi Kreatif

29 Mei 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.