Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Pemkab Ende Sesalkan Legalisasi Ijazah SMA Harus Terbang ke Kupang
Pendidikan NTT

Pemkab Ende Sesalkan Legalisasi Ijazah SMA Harus Terbang ke Kupang

By Redaksi28 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende Kornelis Wara (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Ende akan berkoordinasi dengan Pemprov NTT dalam berupaya melancarkan proses administrasi sekolah tingkat SMA/SMK.

Upaya ini dilakukan karena pelayanan UPT Pendidikan tingkat SMA/SMK di Ende ditiadakan.

“Kasihan lah, legalisir (legalisasi) sebuah ijazah orang harus pakai pesawat ke Kupang. Padahal ini sangat dibutuhkan apalagi memasuki tahun ajaran baru,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Kornelis Wara di Kantor Bupati Ende, Jumat (28/06/2019) siang.

Ia menjelaskan, dengan peralihan kewenangan urusan SMA/SMK ke Pemprov NTT menjadi kesulitan bagi masyakarat. Terutama untuk melegalisasi ijazah SMA pada Tahun Ajaran Baru (TAB) 2019.

Terhadap persoalan itu, jelas Kornelis, pihaknya telah menyampaikan secara lisan kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemprov NTT Benyamin Lola.

“Saya memang sudah bertanya ke beliau (Kadis Benyamin, red) bahwa persoalan tentang UPT sudah tidak ada, bagaimana dengan legalisir (legalisasi) ijazah ini. Beliau juga masih bingung untuk bicarakan di tingkat Provinsi,” katanya.

“Memang sesuai aturan regulasi di Provinsi sudah tidak ada lagi. Kita juga bingung, karena kita hanya menangani pendidikan dasar,” sambung Kornelis.

Ia menyatakan, untuk menyelesaikan persoalan ini Pemda Ende akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi NTT dalam waktu dekat.

Pemda Ende pun mengusulkan agar kewenangan urusan SMA dan SMK oleh Pemrov NTT dapat ditempatkan di masing-masing kabupaten. Hal itu untuk memudahkan masyakarat menyelesaikan persoalan sekolah tingkat menengah terutama mengurus administrasi.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Pendidikan NTT
Previous ArticleHakim Jatuhkan Hukuman Penjara 12 Terdakwa Kasus Pemilu di Ende
Next Article Video: Gubernur NTT Jarang Hadir Paripurna, Ini Kata Pakar Hukum

Related Posts

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.