Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Arsenius Tewas Gantung Diri di Rowang Ruteng
HUKUM DAN KEAMANAN

Arsenius Tewas Gantung Diri di Rowang Ruteng

By Redaksi7 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi bunuh diri (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Arsenius Agung Ogi Ambar (19) tega mengakhiri hidupnya dengan manggatung diri pada pohon depan rumahnya di Kelurahan Rowang, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (07/07/2019) malam.

Pria asal RT 007/ RW 005 Kelurahan Rowang tersebut adalah putra sulung dari Florianus Menggot dan Lusia Hawut.

Tetangga korban, Fransiskus Pagung saat diwawancarai VoxNtt.com di rumahnya mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 Wita.

Menurut Fransiskus, awal mula kejadian itu ketika saksi atas nama Siprianus Sion hendak melintasi depan rumah korban.

“Saksi tersebut lewat depan rumah korban, dia datang dari rumah keluarganya untuk keluar beli rokok,” katanya.

Sesampainya di depan rumah korban, kata dia, saksi itu kaget setelah melihat korban yang sedang gantung di pohon.

Karena panik, saksi langsung menelepon keluarga korban untuk datang ke lokasi kejadian.

“Dia tadi menelepon keluarganya dari kios, karena dia takut,” ujarnya.

Baru sekitar pukul 21.00 Wita, korban berhasil dievakuasi oleh orangtuanya dan para tetangga.

Setelah itu, korban sempat dilarikan ke RSUD Ben Mboi Ruteng menggunakan sepeda motor. Namun, nyawa korban tidak sempat tertolong.

“Tadi sempat dibawa ke rumah sakit, tapi tidak lama karena memang sudah meninggal,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab korban melakukan aksi bunuh diri.

Sebelum melakukan aksi bunuh diri, korban sempat menuliskan surat. Surat itu intinya menyarankan kedua adiknya untuk menjaga ayah dan ibu korban.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Manggarai
Previous ArticleWarga Desa Bijeli TTU Bebas Akses Informasi Penggunaan Dana
Next Article Ini Isi Surat Arsenius Sebelum Tewas Gantung Diri di Rowang Ruteng

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Keuskupan Ruteng Wanti-wanti Dampak Tambang Mangan PT SJA di Reok

4 Juli 2026
Terkini

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.