Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Seorang Nenek di Perbatasan RI-RDTL Tewas Tersengat Listrik
HUKUM DAN KEAMANAN

Seorang Nenek di Perbatasan RI-RDTL Tewas Tersengat Listrik

By Redaksi12 Agustus 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Serafina Bait Mona (80) warga kampung
Lapa, RT V, dusun II, desa Nainaban, kecamatan Bikomi Nilulat, kabupaten TTU tewas tersengat arus listrik, Senin (12/08/2019).

Almarhumah yang berdomisili di perbatasan RI-RDTL itu diketahui
tersengat arus listrik saat memotong pohon pepaya di samping rumahnya, sekitar pukul 14.35 Wita.

Kepala desa Nainaban, Milikhior Haekase saat dihubungi media ini via telepon menuturkan kejadian bermula dari korban memotong pohon pepaya.

Tinggi pohon pepaya tersebut melampaui tinggi kabel listrik yakni kurang lebih 1,5 meter.

“Dia (korban) tebang itu pepaya terus batang pepaya jatuh kena kabel
yang 3 urat itu, langsung mama tua kena setrum, jadi tidak ada yang berani pi (pergi) tolong langsung” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini korban sudah disemayamkan di rumah duka. Sesuai rencana, korban akan dimakamkan pada Selasa besok.

“Besok sudah kubur,sementara kami ada di rumah duka” tambahnya.

Informasi dihimpun VoxNtt.com menyebutkan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Keluarga pun menolak untuk dilakukan tindakan medis seperti autopsi jenazah.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

TTU
Previous ArticleFestival Danau Kelimutu, Pemkab Ende Adakan Rakor Tiga Batu Tungku
Next Article Ini Alasan Andre Garu Ikut Bertarung di Pilkada di Mabar

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.