Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kedapatan “Makan Curi” Nenek di Kamar, Seorang Kakek Tewas Dianiaya
HUKUM DAN KEAMANAN

Kedapatan “Makan Curi” Nenek di Kamar, Seorang Kakek Tewas Dianiaya

By Redaksi16 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasatrekrim Polres TTS, Iptu Jamari. (Foto: L. Ulan).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Tua-tua kelapa semakin tua semakin berminyak. Pepatah ini mungkin cocok bagi Nitanel Hauteas, alias Tanel, 75 tahun, dan Antonia Nomleni alias Tonia, 70 tahun.

Dua warga lansia, yang bukan suami-istri sah asal Desa Panite Kecamatan Kotolin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ini tertangkap sedang melakukan adegan terlarang, layaknya suami istri, oleh cucu sang nenek berinisial NM (18).

Tak terima dengan hal itu NM, menganiaya Kakek Tanel hingga tewas. Sementara neneknya, Tonia, hanya luka-luka.

Kasatreskrim Polres TTS, Iptu Jamari kepada wartawan, Jumat (16/08/2019) mengatakan, peristiwa terjadi Kamis (15/08/2019 Agustus 2019 sekitar pukul  21.00 Wita.

Saat itu, pelaku datang ke rumah korban Tonia yang adalah neneknya sendiri. Pelaku mendapati kedua korban sedang melakukan hubungan intim di dalam kamar.

“Tersangka masuk ke dalam kamar dan melakukan penganiayaan terhadap para korban tersebut dengan cara menendang Kekek Tanel tiga kali di kepala. Pelaku juga mendorong Nenek Tonia hingga terjatuh,” jelas Jamari.

Nenek Tonia pun berteriak minta tolong. Mendengar teriakan nenek Tonia, Yonatan Tana, warga setempat datang ke rumah nenek Tonia kemudian mengamankan pelaku dan dibawa ke Mapolsek Kie.

Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polsek Kie guna proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 338 Subs Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

TTS
Previous ArticleBerkas Perkara Bom Ikan Dilimpahkan ke Kacabjari Manggarai di Reo
Next Article Bupati Malaka Minta Paskibra Jadi Teladan Generasi Muda

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.