Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»DPRD NTT Minta Perbaikan Ruas Jalan Provinsi di Mabar Utamakan Kualitas
NTT NEWS

DPRD NTT Minta Perbaikan Ruas Jalan Provinsi di Mabar Utamakan Kualitas

By Redaksi14 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPRD NTT, Maximilianus Adipati Pari (tengah) saat mamantau perbaikan ruas jalan provinsi di Mabar beberapa waktu lalu (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTT, Maximilianus Adipati Pari meminta pemerintah agar perbaikan ruas jalan Provinsi di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mengutamakan kualitas.

Perbaikan jalan tersebut terletak di Nggorang-Noa sampai ke Golo Welu.

“Karena inikan terkait dengan limit waktu berakhir di bulan Oktober terhitung dari bulan Juni lalu. Waktu kami pergi memantau pada saat kunjungan kerja (Kunker) pada tanggal 26 Agustus lalu, melihat progresnya dengan melihat waktu sampai Oktober ini tidak memungkinkan,” kata Maxi kepada VoxNtt.com di Kupang, Kamis (12/09/2019).

Oleh sebab itu kata dia, walau dipacu dengan kerja cepat Pemprov NTT harus melihat kualitasnya.

“Di mana-mana kita selalu tekankan pekerjaan-pekerjaan fisik itu harus melihat kualitasnya,” tutur politisi Golkar itu.

Anggota DPRD NTT dua periode itu menyanyangkan jika pekerjaan-pekerjaan atau program fisik hanya bertahan satu dua tahun pasca dikerjakan.

“Melihat curah hujan di bulan Desember sangat tinggi maka itu harus utamakan kualitas. Waktu kami turun itu belum apa-apa melihat waktunya ini hanya sampai bulan Oktober. Tinggal berapa kilo lah di sana itu,” tegas Maxi.

“Karena tanah kita di sanakan sangat labil, kalau curah hujan tinggi nanti bisa jebol lagi itu aspal. Apalagi kalau kerjanya tidak berkualiats. Hanya untuk mengingatkan pemerintah saja,” tambahnya.

Kebutuhan ril masyarakat itu tegas dia, adalah infrastruktur, jembatan, air minum, dan listrik.

“Hasil pemantuan kami masih tahap pekerjaan. Sekali lagi saya tekankan kepada lemerintah provinsi agar utamakan kuliatas ketimbang kerja cepat tetapi abaikan dari segi kaulitas,” tutup Maxi.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

 

DPRD NTT Kota Kupang
Previous ArticleAkibat Kekeringan, Petani Wae Nahi Alih Fungsi Sawah Jadi Lahan Sayur
Next Article 4 Periode Terpilih Jadi Anggota DPRD NTT, Begini Komitmen Ansel Tallo

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.