Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Usai Kunjungan Menkes RI, Kadis PKPO Malaka Perintahkan Siswa Pungut Sampah
KESEHATAN

Usai Kunjungan Menkes RI, Kadis PKPO Malaka Perintahkan Siswa Pungut Sampah

By Redaksi4 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para siswa sedang membersihkan sampah sesaat setelah Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Djuwita F. Moeloek meninggalkan lapangan umum Kota Betun (Foto: Frido Raebesi/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Djuwita F. Moeloek mengunjungi Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (04/10/2019).

Kunjungan Menteri Nila ke Malaka dalam rangka pencanangan bulan eliminasi kaki gajah.

Kegiatan pencanangan bulan eliminasi kaki gajah tersebut berlangsung di Lapangan Umum Kota Betun, kecamatan Malaka Tengah.

Saat Menteri Nila ada di lapangan ini, banyak tamu dan masyarakat yang datang.

Setelah dia meninggalkan Lapangan Umum Kota Betun, sampah berserakan di mana-mana.

Melihat banyaknya sampah, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (PKPO) Kabupaten Malaka Petrus Bria Seran langsung melakukan langkah sigap.

Kadis Petrus memerintahkan para siswa yang hadir untuk memungut semua sampah dalam lapangan.

“Mau sehat ya harus bersih dari segalanya termasuk sampah. Semua wajib bersihkan lapangan ini sebelum kita bubar,” perintahnya.

Pantauan VoxNtt.com, usai mendengar arahan dari Kadis Petrus semua siswa kemudian dengan sigap memungut sampah.

Mereka mengumpulkan sampah-sampah di satu tempat untuk selanjutnya diantar oleh petugas kebersihan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Ana Maria Koi, wartawati merdekapost.com memuji upaya positif dari Kadis Petrus dan para siswa yang datang.

“Terbaik dan ini contoh buat kita semua. Perangi sampah karena sampah ini memicu perkembangbiakan nyamuk, yang mana Ibu Menteri baru saja mengatakan bahwa penyebab kaki gajah adalah nyamuk,” komentar Ana.

Penulis: Frido Raebesi
Editor: Ardy Abba

Lapangan umum Kota Betun usai sampah-sampah dibersihkan (Foto: Frido Raebesi/ Vox NTT)
Malaka
Previous ArticleASN Asal Desa Komba Matim: Tidak Ada Maksud untuk Intimidasi Wartawan
Next Article Fides Quaerens Intellectum

Related Posts

Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan TKK Fransiskus Assisi Karot Perkuat Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

28 Juli 2026

Kepala SMPN Satap Munde Bantah Dugaan Pungli, Sebut Uang dari Orangtua Bersifat Sukarela

22 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026
Terkini

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.