Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Bunuh Diri dan Perilaku Game Jadi Tema Teater Siswa SMPK Fransiskus
Pendidikan NTT

Bunuh Diri dan Perilaku Game Jadi Tema Teater Siswa SMPK Fransiskus

By Redaksi13 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pertunjukan teater siswa SMPK Fransiskus Ruteng yang mengangkat tema persoalan bunuh diri dan perilaku game (Foto: Heribertus Mandela)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Siswa SMPK Fransiskus Ruteng Kabupaten Manggarai menggelar pertujukan teater yang berlangsung di sekolah itu, Sabtu (12/10/2019).

Pertunjukan teater tersebut mengangkat tema  persoalan bunuh diri dan perilaku game pada kalangan siswa.

Pertunjukan teater yang berdurasi 50 menit tersebut disambut baik oleh penonton dan mampu membuat suasana semakin meriah.

Terdapat 15 siswa yang bermain peran dalam teater tersebut. Semua pemain peran adalah siswa SMPK Fransiskus Ruteng.

Baca Juga: KIR SMPK Fransiskus Ruteng Rayakan HUT ke-3

Kepala SMPK Fransiskus Pastor Ferdy Usman mengatakan, maraknya kasus bunuh diri di Manggarai selama ini telah meresahkan publik.

Namun, kata dia, sampai saat ini belum ditemukan solusi yang tepat. Kasus ini seakan dilepas begitu saja.

Selain itu, minat game di kalangan siswa juga menjadi persoalan yang riskan. Sebab mengganggu belajar siswa.

Menurut Pastor Ferdy, dua persoalan ini sedang terjadi di Manggarai. Dalam pertunjukan teater tersebut, para siswanya mengangkat kebiasaan anak  remaja  sekarang yang terbius dengan game dan melupakan hal yang penting, yakni belajar.

“Keasyikan main game, membuat anak-anak tidak peduli dengan yang lain, dan akibatnya ketika ada masalah cendrung ambil jalan pintas dengan bunuh diri. HP penting bagi anak-anak, tapi penggunaannya harus dikontrol,” ujar Pastor Ferdy.

Baca Juga: Mural, Cara GMPS “Dandan” Pasar Ruteng

Ketua pertunjukan teater Jesi Mbiru menjelaskan, pertunjukan teater itu merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap persoalan yang ada di Manggarai.

Jesi mengatakan, kesadaran tentang persoalan bunuh diri dan perilaku game harus tumbuh dari dalam diri siswa itu sendiri.

Sebab selama ini, siswi SMPK Fransiskus Ruteng itu menilai siswa adalah korban.

Oleh karena itu, kegiatan-kegiatan yang bernilai edukasi mesti ditingkatkan, sebagai solusi terhadap masalah-masalah yang datang dari siswa itu sendiri.

KR: Heribertus Mandela
Editor: Ardy Abba

SMPK Fransiskus Ruteng
Previous Article“Kompensasi”, Merobek Hati Kuli Tinta
Next Article Suasana Sepi, Sepasang Remaja Pacaran di Samping Ruang Kadis PUPR Nagekeo

Related Posts

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.