Warga Desa Kereana datang mengadu ke Komisi I DPRD Malaka, terkait persoalan yang terjadi di desa mereka, Senin (11/11/2019) (Foto: Frido Umrisu Raebesi/ Vox NTT)
alterntif text

Betun, Vox NTT- Sebanyak 6 warga Dusun Beinai, Desa Kereana, Kecamatan Botin Leobele mendatangi kantor DPRD Malaka, Senin (11/11/2019).

Mereka datang untuk mengadu ke lembaga dewan terkait bantuan sosial di Desa Kereana yang dinilai tidak tepat sasaran.

Selain itu, warga juga mengadu terkait pembangunan jalan tani yang hingga kini terkesan mangkrak.

Pantauan VoxNtt.com, di Kantor DPRD Malaka para warga diterima di ruangan Komisi I.

Warga menyebut, keluhan ini pernah disampaikan ke pemerintah setempat. Namun hingga kini tampak tidak digubris.

“Kami sudah tidak didengar. Makanya hari ini kami ke DPRD Malaka, wakil rakyat kita. Semoga bisa didengar, dan bertindak,” ungkap RM, salah satu warga yang datang mengadu, kepada VoxNtt.com usai bertemu Komisi I DPRD Malaka.

Salah satu warga lain yang enggan menyebutkan namanya demi keamanan mengaku rumah bantuan di Desa Kereana tidak merata.

“Masa tahun lalu sudah dapat, tahun ini dapat lagi. Ini hanya di kisaran aparat desa,” ungkap sumber yang hanya mengaku berinisial AU itu.

Anggota Komisi I DPRD Malaka Ronaldo Asury berjanji akan mengecek ke lapangan terkait keluhan warga dan segera bertindak.

“Pengamatan langsung di lapangan akan segera dilakukan, untuk mengecek kebenarannya,” kata Ronaldo kepada VoxNtt.com.

Menurut dia, pengecekan lapangan penting dilakukan untuk mengambil tindakan dan merekomendasikan ke pemerintah, dalam hal Inspektorat Malaka.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba