Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Ratusan Boks Lengkap Plug Reefer Beroperasi di Ende, Pelindo: Ekonomi Meningkat
Ekbis

Ratusan Boks Lengkap Plug Reefer Beroperasi di Ende, Pelindo: Ekonomi Meningkat

By Redaksi12 November 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peti kemas Meratus
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Manager PT Pelindo III Cabang Ende Hadi Sukamto menjamin perputaran ekonomi di Kabupaten Ende, Flores, NTT akan terus meningkat jika akses transportasi laut dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas pendukung.

Ia mengatakan, dengan adanya lebih dari 200 boks pengawet makanan pada peti kemas di Ende dapat meningkatkan perputaran ekonomi secara berlahan.

Disebutkan, peti kemas Meratus saat ini telah dilengkapi dengan pendingin peti kemas freezer atau plug reefer.

Plug reefer ini dimanfaatkan untuk mengawetkan bahan makanan berupa daging ataupun ikan baik dari atau ke Ende.

“Plug reefer sudah dijalankan di tiga titik di Pelabuhan Ipi. Sejak Januari 2019 dijalankan atau beroperasi. Lebih dari 200 boks freezer atau plug reefer yang direalisasi,” tutur Hadi saat ditanya VoxNtt.com, Selasa (12/11/2019) sore.

Dalam rencana awal, jelas Hadi, penempatan pendingin peti kemas di lima titik masing-masing di Pelabuhan Ipi dan Pelabuhan Ende. Namun, baru direalisasi tiga titik yang kini digunakan oleh Meratus.

Sedangkan peti kemas Mentari dinyatakan tidak siap karena beberapa alasan teknis.

“Kebanyakan ikan datang dari Jawa yang distribusi ke Ende. Termasuk dengan daging ayam. Sekarang saja karena banyak pengusaha yang belum mengetahui adanya plug reefer. Padahal sudah beroperasi di Ende,” ucap Hadi.

Pihaknya berencana akan melakukan penambahan jika kebutuhan konsumen di Ende meningkat. Bahkan, Meratus sendiri sudah berencana untuk menambahkan 600 boks hingga 1000 boks.

“Rencana mau ganti kapal kontainer besar karena ada penambahan rute ke Waingapu. Sementara sudah jalan ke Waingapu baru satu trip,” kata dia.

“Tapi itu tergantung permintaan konsumen daging di Ende. Kalau meningkat pasti akan ada penambahan kapasitas,” sambung Hadi.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticlePemakai Narkoba yang Melaporkan Diri Tidak Dipenjara
Next Article Semarak Pembangunan Pariwisata, Pemprov NTT Diminta Perhatikan Masyarakat

Related Posts

Organisasi Sipil Berperan Penting Dukung Investasi Hijau

3 Agustus 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026
Terkini

Adimat Manetima Fokus Pulangkan Pengungsi Gempa Nangadhero ke Tenda Dekat Rumah

21 Agustus 2026

Wapres Gibran Kunjungi Pengungsi Gempa di Reok, Warga Keluhkan Keterbatasan MCK dan Air

21 Agustus 2026

Gempa Beruntun Guncang Flores, DPRD Desak Pemkab Manggarai Percepat Bantuan Darurat

20 Agustus 2026

Menjangkau yang Belum Tersentuh, BKH-Stevi Harman Salurkan Ratusan Paket Sembako di Kecamatan Rahong Utara

20 Agustus 2026

Kementan Janji Perbaiki Sawah dan Irigasi di Flores yang Rusak Akibat Gempa

20 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.