Peti kemas Meratus
alterntif text

Ende, Vox NTT-Manager PT Pelindo III Cabang Ende Hadi Sukamto menjamin perputaran ekonomi di Kabupaten Ende, Flores, NTT akan terus meningkat jika akses transportasi laut dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas pendukung.

Ia mengatakan, dengan adanya lebih dari 200 boks pengawet makanan pada peti kemas di Ende dapat meningkatkan perputaran ekonomi secara berlahan.

Disebutkan, peti kemas Meratus saat ini telah dilengkapi dengan pendingin peti kemas freezer atau plug reefer.

Plug reefer ini dimanfaatkan untuk mengawetkan bahan makanan berupa daging ataupun ikan baik dari atau ke Ende.

Plug reefer sudah dijalankan di tiga titik di Pelabuhan Ipi. Sejak Januari 2019 dijalankan atau beroperasi. Lebih dari 200 boks freezer atau plug reefer yang direalisasi,” tutur Hadi saat ditanya VoxNtt.com, Selasa (12/11/2019) sore.

Dalam rencana awal, jelas Hadi, penempatan pendingin peti kemas di lima titik masing-masing di Pelabuhan Ipi dan Pelabuhan Ende. Namun, baru direalisasi tiga titik yang kini digunakan oleh Meratus.

Sedangkan peti kemas Mentari dinyatakan tidak siap karena beberapa alasan teknis.

“Kebanyakan ikan datang dari Jawa yang distribusi ke Ende. Termasuk dengan daging ayam. Sekarang saja karena banyak pengusaha yang belum mengetahui adanya plug reefer. Padahal sudah beroperasi di Ende,” ucap Hadi.

Pihaknya berencana akan melakukan penambahan jika kebutuhan konsumen di Ende meningkat. Bahkan, Meratus sendiri sudah berencana untuk menambahkan 600 boks hingga 1000 boks.

“Rencana mau ganti kapal kontainer besar karena ada penambahan rute ke Waingapu. Sementara sudah jalan ke Waingapu baru satu trip,” kata dia.

“Tapi itu tergantung permintaan konsumen daging di Ende. Kalau meningkat pasti akan ada penambahan kapasitas,” sambung Hadi.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba