Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Di Matim, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam
HUKUM DAN KEAMANAN

Di Matim, Bocah 11 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam

By Redaksi6 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lokasi tempat korban tewas (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong,Vox NTT-Naas menimpa Yulianus Jematu. Bocah 11 tahun asal Desa Golo Lobos, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) ini ditemukan tewas tenggelam, Senin (06/01/2020).

Korban merupakan siswa kelas IV SDN Pelus.  Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, korban ditemukan tewas di sebuah genangan air di lokasi penggalian pasir Lingko Jompet (Muntung Atas), kampung Pelus. Kampung ini masih dalam wilayah administrasi Desa Golo Lobos.

Kronologis

Sekitar pukul 10.00 Wita korban pulang dari sekolah. Pada pukul 11.00 Wita korban bersama dengan teman-temanya, Patrisius Armin, Valentino Firsli Suryono dan Gloria Kresensio Herpando, pergi menuju tempat penggalian pasir milik Antonius Dehot yang jaraknya sekitar 300 meter dari Kampung Pelus.

Di lokasi penggalian itu terdapat genangan air berbentuk kolam yang berkukuran panjang kurang lebih 15 meter, lebar 7 meter dan kedalaman lebih dari 4 meter.

Saat tiba di lokasi, Jematu bersama Dumur langsung melompat dari ketinggian, di sebuah batu, menuju kolam.

Saat sampai di kolam Dumur langsung berenang ke tepian yang agak dangkal. Namun, korban tidak bisa berenang.

Melihat peristiwa itu, Dumur berusaha membantu korban namun tidak berhasil, lantaran takut tenggelam. Sedangkan teman-teman yang lain pergi meminta pertolongan warga.

Mendengar adanya tenggelam di kolam bekas galian pasir, Markolius Tamur, Fridolinto K. Frim, dan Tarsius Barus mendatangi lokasi kejadian.

Sesampainya di TKP korban masih berada dalam kolam. Ketiganya pun langsung terjun dan menyelam ke dalam kolam tersebut.

Beberapa saat kemudian korban pun ditemukan dengan kondisi telanjang bulat dan tidak bernapas lagi.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticleIsi Waktu Libur, Pemuda Desa Loofoun Malaka Bersih Lingkungan
Next Article Delicious Grilled Chicken at Primarasa Restaurant

Related Posts

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.