Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»11 Orang Meninggal, Dinkes NTT Kirim Dokter Tambahan ke RS T.C.Hillers Maumere
KESEHATAN

11 Orang Meninggal, Dinkes NTT Kirim Dokter Tambahan ke RS T.C.Hillers Maumere

By Redaksi3 Maret 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah Sakit T.C. Hillers Maumere (Foto: Pos Kupang)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Sikka, Vox NTT-Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) terus melanda kabupaten Sikka, Flores, NTT.

Tercatat sudah 11 orang meninggal dunia dan 1.057 orang harus menjalani perawatan intesif di rumah sakit.

Para pasien penyakit DBD dirawat di Rumah sakit T.C.Hillers Maumere, Rumah sakit Kewapante dan 25 Puskesmas yang berada di Kabupaten Sikka.

Dari data yang dihimpun media VoxNtt.com, penderita DBD ini sudah menyebar ke hampir seluruh kecamatan yang berada di Kabupaten Sikka.

Penderita DBD terbanyak berada di Kecamatan Alok, Kecamatan Alok Timur, Kecamatan Nita, Kecamatan Magepada dan Kecamatan Bola.

Mengantisipasi korban yang lebih banyak, Dinas Kesehatan Provinsi NTT telah mengirimkan 10 Dokter tambahan untuk membantu menangani KLB DBD di Sikka.

Hal ini dilakukan setelah ada permintaan tenaga medis tambahan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.

BACA JUGA: Ini Dua Rumah Sakit Rujukan bagi Pasien Terjangkit Virus Corona di NTT

Menurut Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggu Mere, penanganan untuk Kabupaten Sikka dilakukan lebih intens dan lebih terintegrasi, mengingat jumlah korban meninggal yang terus bertambah dan jumlah penderita paling banyak di NTT.

Pihaknya akan terus berkoordinasi secara intensif dengan Pemerintah kabupaten Sikka melalui dinas terkait hingga penyebaran penyakit ini berhasil diatasi. (VoN).

DBD Sikka
Previous ArticlePMKRI Ruteng Sebut Proyek Geothermal Timbulkan Konflik Sosial
Next Article Soal Corona, Wagub NTT Suruh Masyarakat Minum Jus Kelor dan Berdoa

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.