Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Meski Dilarang Pemda, KSOP Tetap Beri Izin Turis Australia Berwisata di Ende
HEADLINE

Meski Dilarang Pemda, KSOP Tetap Beri Izin Turis Australia Berwisata di Ende

By Redaksi3 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wisatawan Australia sedang berwisata di Ende, Flores, NTT di tengah mewabahnya virus corona (Foto : Ian Bala/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Otoritas pelabuhan tetap melayani turis Australia datang berwisata meski Pemerintah Daerah (Pemda) Ende mengeluarkan kebijakan penundaan sandar kapal Coral Adventurer di Palabuhan Ippi, Senin (02/03/2020) siang.

Larangan penundaan tersebut tidak semerta-merta menolak wisatawan tapi untuk mencegah tularnya virus corona dari warga asing. Sebab, menurut Pemda, negara Australia telah ditemukan kasus virus mematikan tersebut.

Wisatawan Australia diharapkan menjalankan proses karantina terlebih dahulu selama 14 hari sebagaimana ditetapkan oleh WHO.

Meski ada instruksi larangan pemda, aktivitas turis Australia untuk berkunjung ke objek wisata di Ende tetap berlangsung setelah ada putusan dari pihak Syahbandar.

Beda Keputusan

Keputusan KSOP tidak sejalan dengan isi surat Pemda yang menginstruksikan penundaan sandar kapal pesiar tersebut.

Surat dengan nomor BU.552/PERHUB.02/120/III/2020 yang ditandatangani Sekda Agustinus G. Ngasu itu setidaknya ada tiga poin mendasar setelah rapat koordinasi antar pihak.

Pertama, bahwa Pemerintah Kabupaten Ende belum siap untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang yang berpotensi terpapar virus corona.

Kedua, bahwa untuk memastikan seseorang dari negara atau daerah yang telah terjangkit virus corona sesuai SOP WHO harus dilakukan karantina sampai dengan 14 hari dengan pemantauan sangat ketat.

Ketiga, bahwa dengan memperhatikan dua poin diatas, Pemda menyampaikan kepada KSOP untuk menunda sandar kapal Coral Expeditions dengan mewajibkan seluruh penumpang dan awak kapal untuk menjalani proses karantina sesuai dengan SOP dari WHO dengan biaya sendiri.

Kepala KSOP Ende, Chairuddin menuturkan bahwa kapal pesiar Australia tersebut telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan.

Ia juga mengklaim bahwa para wisatawan serta awak kapal telah diperiksa kesehatannya sehingga dapat diperbolehkan untuk berlabuh di Ende.

“Dan sudah dapat rekomendasi langsung dari bapak Bupati untuk dilakukan kegiatan terhadap wisman (wisatawan manca negara) menuju Danau Kelimutu,” ujar Chairuddin melalui pesan WhatsApp, Senin malam.

Berwisata ke Kelimutu

Puluhan wisatawan asal Darwin, Australia dikabarkan berwisata ke Danau Kelimutu pada Senin siang.

Mereka menggunakan tiga kendaraan yang sebelumnya telah disiapkan agen wisata.

Disaksikan media ini di Pelabuhan Ippi, sejumlah pemandu wisata (guide) tampak mengarahkan para turis ke mobil wisata. Baik turis maupun guide tampak mengenakan masker penutup mulut.

Perjalanan para wisatawan ke Kelimutu dikawal oleh Satuan Lantas Polres Ende.

Penulis : Ian Bala

Editor: Irvan K

Ende Pariwisata NTT Pelabuhan Ippi Virus Corona
Previous ArticleSoal Corona, Wagub NTT Suruh Masyarakat Minum Jus Kelor dan Berdoa
Next Article Babi yang Mati Karena ASF di Pulau Timor Capai 2.983 Ekor

Related Posts

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026

Plafon Puskesmas Narang Ambruk Saat Pelayanan, Petugas Soroti Proyek Rehabilitasi

15 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.