Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Kasus Perusakan Rumah Warga Desa Naku Segera Dilimpahkan ke PN Kefamenanu
HUKUM DAN KEAMANAN

Kasus Perusakan Rumah Warga Desa Naku Segera Dilimpahkan ke PN Kefamenanu

By Redaksi25 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tersangka kasus perusakan rumah Werenfridus Manek warga desa Naku saat naik ke mobil tahanan Kejari TTU untuk dibawa ke rutan kelas II B Kefamenanu, Senin 16 Maret 2020 (Foto: Eman Tabean/VoxNTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Kasus perusakan rumah milik Erenfridus Manek, warga Desa Naku, Kecamatan Biboki Feotleu dalam waktu dekat segera dilimpahkan ke PN Kefamenanu Kelas II.

Kasus perusakan rumah yang terjadi pada  Sabtu(16/11/2019) tersebut menyeret 4 tersangka .

Mereka ialah, Daniel Taek Kepala Desa Naku serta Petrus Asan,Yanuarius Boke dan Mikhael Manek.

“Saat ini kami masih mematangkan dakwaan, targetnya dalam minggu ini atau minggu depan sudah kita limpahkan ke Pengadilan,” jelas Mario Situmeang, Jaksa Penuntut Umum dari Kejari TTU  saat ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Rabu (25/03/2020).

Baca: Jadi Tersangka Kasus Pengrusakan, Polsek Biboki Utara Tahan Kades Naku

Mario menuturkan, para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan penjara.

“Pasal yang disangkakan itu Pasal 170 ayat (1) dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan penjara,” tegasnya.

Yosefina Usifa selaku perwakilan dari keluarga korban saat dihubungi VoxNtt.com melalui telepon, mengapresiasi pihak penegak hukum, baik itu Kepolisian Resort TTU maupun Kejari TTU yang telah bekerja keras untuk mengusut tuntas kasus yang menimpa orangtuanya tersebut.

Baca: Diduga Merusak Rumah Warga, Kades di NTT Ini Jadi Tahanan Kejaksaan

Ia berharap kasus tersebut dapat segera dilimpahkan ke Pengadilan, sehingga para tersangka dapat dihukum sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami sama sekali tidak dendam kepada para pelaku, kami hanya menginginkan keadilan, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Biboki Utara yang telah betul-betul mengusut tuntas kasus ini, juga kepada Kejaksaan semoga kasus ini segera dilimpahkan, sehingga para pelaku bisa dihukum sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Desa Naku Kejari TTU PN Kefamenanu TTU
Previous ArticleJangan Hanya Menunggu APD Tiba, Pemda di NTT Mesti Bereskan Dulu Protokol Dasar
Next Article Tutup Sementara Pasar Eban, Bupati TTU Apresiasi Langkah Camat Miobar

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.