Ilustrasi virus Corona (Foto: Istimewa)
alterntif text

Vox NTT- Jumlah kasus baru positif penyakit akibat virus corona (Covid-19) mengalami penurunan dalam tiga hari terakhir di Indonesia.

Hal itu diketahui dari rilis harian angka positif Covid-19 dikutip situs pemerintah Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam Detikcom, Rabu (01/04/2020).

Terlihat pada 28 ke 29 Maret 2020, jumlah total positif Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebanyak 21 kasus baru. Sebelumnya ada 109 kasus positif Covid-19, kemudian naik menjadi 130 kasus.

Itu adalah kenaikan terakhir dalam empat hari terakhir. Tren selanjutnya terjadi penurunan kasus baru positif Covid-19.

Tanggal 29 ke 30 Maret 2020, jumlah total positif Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan sebanyak 1 kasus. Dari 130 kasus ke 129 kasus.

Tanggal 30 ke 31 Maret 2020, jumlah total positif Covid-19 di Indonesia turun lagi sebanyak 15 kasus. Dari 129 kasus ke 114 kasus positif Covid-19.

Data terakhir diumumkan pemerintah pada 31 Maret kemarin, total kasus positif Covid-19 di Indonesia berjumlah 1.528 kasus.

Memang, tren penurunan jumlah kasus baru per hari bukan sekali ini saja terjadi.

Setidaknya Indonesia sudah mengalami tiga kali tren penurunan dalam tiga hari berturut-turut. Bahkan empat hari berturut-turut.

Tren itu terjadi pada 9, 10, 11, dan 12 Maret. Kemudian pada 13, 14, 15, dan 16 Maret. Serta pada 24, 25, dan 25 Maret.

Penurunan kasus per hari paling tajam pernah terjadi pada 27 ke 28 Maret, yakni menurun selisih 44 kasus. Dari 153 ke 109 kasus baru positif Covid-19.

Untuk Indonesia sendiri, tersisa dua provinsi yang hingga kini belum mendapati kasus positif Covid-19. Keduanya yakni Provinsi Gorontalo dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari data yang diperoleh VoxNtt.com per Rabu 1 April 2020, untuk Provinsi NTT jumlah Orang Dalam Pengamatan (ODP) Covid-19 sebanyak 591 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1 orang. Sedangkan positif Covid-19 nol kasus.

Dari jumlah itu yang dilakukan karantina mandiri sebanyak 585 orang.

Penulis: Ronis Natom
Editor: Ardy Abba