Salah satu petugas Rutan II B Ruteng saat sedang diukur suhu tubuhnya sebelum masuk kerja
alterntif text

Ruteng, Vox NTT – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Ruteng, Kabupaten Manggarai  untuk sementara menghentikan layanan kunjungan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan menggantinya dengan layanan kunjungan online melalui video call WhatsApp

Rutan Kelas  II B Ruteng merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Kepala Rutan II B Ruteng  Muhammad Mehdi mengungkapkan hal itu untuk mencegah penularan virus corona atau Covid-19 dari keluarga yang ingin membesuk WBP secara langsung.

Dikatakan, hal tersebut juga dilakukan untuk tetap memberikan pelayanan terbaik di tengah wabah yang sedang membuat resah saat ini.

“Rutan Kelas II B Ruteng berkomitmen untuk melawan penyebaran Covid-19 terutama dengan mengambil langkah-langkah pencegahan agar pegawai dan WBP di dalam Rutan Ruteng tidak tertular virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut,” ungkapnya kepada VoxNtt.com,  Sabtu (04/04/2020).

Langkah pencegahan dan penanggulangan virus corona lain yang telah dilaksanakan di Rutan Ruteng yakni melaksanakan sosialisasi tetang perilaku hidup bersih dan sehat, etika batuk dan bersin, serta cara mencuci tangan dengan benar.

Langkah pencegahan tersebut kepada Pegawai Rutan dan seluruh WBP yang berada di dalam Rutan Ruteng dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai.

Selain langkah pecegahan, lanjut Muhammad, Rutan Ruteng juga memberlakukan prosedur ketat sebelum memasuki area Rutan yaitu mencuci tangan dengan sabun yang telah disediakan di depan gedung itu.

Bilik disinfektan di Rutan II B Ruteng

Setelah mencuci tangan pegawai atau tamu diarahkan menuju bilik sterilisasi untuk membersihkan tubuh dengan cairan antiseptik yang disemprotkan di dalam bilik.

Kemudian, dilanjutkan dengan pengecekkan suhu tubuh dengan termometer elektronik oleh Petugas Penjaga Pintu Utama (P2U) agar dapat mengetahui kondisi petugas atau tamu yang datang ke dalam Rutan.

“Petugas atau tamu yang diizinkan masuk diberikan hand sanitizer oleh petugas agar memastikan petugas atau tamu yang datang sudah bersih dari virus dan bakteri yang terbawa dari luar,” ujar Muhammad. 

Baca Juga: Cor Molo, Ritus Awal Tahun di Lamba Leda

Sementara untuk menjaga kebersihan di dalam Rutan Ruteng kata dia, dilakukan penyemprotan cairan disinfektan secara berkala di seluruh bangunan dan peralatan agar terhindar dari penyebaran kuman dan virus corona.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba