Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Belum Sempat Kerja, Warga Jawa Tengah Diduga Tewas Gantung Diri di Nita Maumere
HUKUM DAN KEAMANAN

Belum Sempat Kerja, Warga Jawa Tengah Diduga Tewas Gantung Diri di Nita Maumere

By Redaksi19 Juni 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi gantung diri (Sumber: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Niat datang ke Maumere untuk bekerja malah berujung maut. Baru 3 hari di Maumere, HS (41) tahun asal Tegal, Jawa Tengah ditemukan tewas gantung diri di Rotat, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Kamis (18/06/2020) dini hari.

HS diduga menggantung dirinya dengan sarung yang diikatkan pada pohon kakao.

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com, HS menginap bersama 3 rekannya di salah satu rumah warga di belakang Kantor Koperasi Simpan Pinjam Pintu Air.

Sutrisno (26) salah satu rekannya, mengaku HS sempat keluar untuk buang air kecil lalu kembali tidur. Keduanya tidur bersama. Namun, saat dini hari, Sutrisno menemukan HS tak ada di sampingnya.

Sutrisno lantas mencari dan mengajak rekan lainnya untuk turut mencari.

Mereka lalu menemukan HS dalam posisi terduduk di kebun milik warga dalam posisi terduduk dengan sarung terikat di leher dan pohon kakao yang nyaris tumbang.

Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Nita. Tim INAFIS Polres Sikka juga telah melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi.

Akan tetapi, VoxNtt.com belum mendapat informasi terkait penyebab kematian.

Sekretaris KSP Pintu Air, Agus Nong yang dibhubungi VoxNtt.com melalui WhatsApp pada Kamis (18/6/2020), menegaskan korban bukan pekerja Pintu Air.

“Beliau bukan pekerja Pintu Air. Dia diajak temannya mau kerja tiga hari lalu. Ternyata belum sempat kerja sudah meninggal gantung diri,” ungkap Agus, singkat.

HS, Sutrisno dan rekan-rekannya menginap di rumah warga yang kosong di belakang kantor Pintu Air.

Rencananya mereka akan mengerjakan bangunan milik Pintu Air.

Akan tetapi, Agus Nong belum bisa memberikan informasi mengenai tindakan yang akan diambil pihak Pintu Air terhadap jenazah.

“Mohon maaf. Saya belum tahu tindakan lebih lanjut karena masih berada di luar,” terangnya.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

Sikka
Previous ArticleAisyah Wafat, Jenazahnya Dimakamkan di TPU Kepa Duri Jakbar
Next Article Berbagai Upaya YGNI Cabang Borong dalam Penanggulangan Covid-19

Related Posts

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.