Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Ekonom Rizal Ramli: Pertanian Dapat Menyejahterakan Rakyat NTT, Bukan Tambang
Ekbis

Ekonom Rizal Ramli: Pertanian Dapat Menyejahterakan Rakyat NTT, Bukan Tambang

By Redaksi11 Juli 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rizal Ramli (Foto: ayojakarta.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Ekonom Rizal Ramli ikut mengikuti perkembangan polemik pro-kontra tambang dan pabrik semen di Luwuk dan Lingko Lolok, Manggarai Timur, Flores, NTT.

Menurut Rizal, pembangunan di Manggarai Timur dan Flores umumnya, sebaiknya fokus di bidang Pariwisata, Pertanian dan Perikanan.

Sektor-sektor tersebut jika dikelola dengan baik, demikian Rizal, bisa membuat rakyat hidup lebih makmur dan sejahtera.

Sebaliknya ia berpandangan, investasi tambang yang sekarang sedang diusahakan oleh Pemda Matim dan Pemrov NTT bukan solusi yang diharapkan.

“Bukan bidang yang merusak lingkungan dan hanya bersifat ‘enclave’ seperti pertambangan,” tulis Rizal dalam akun Twitternya @RamliRizal, Sabtu 11 Juli 2020.

Ciutan itu merespon tulisan Yos Nggarang di VoxNtt.com yang berjudul “Tambang Bawa Masalah, Pariwisata Merana, Apa yang Dibuat Gubernur Viktor?”

Yos dalam tulisannya tersebut menilai kengototan Pemprov NTT dan Pemda Matim dalam menghadirkan industri tambang dan pabrik semen, justru berlawanan dengan komitmen Jokowi untuk menjadikan Manggarai dan NTT umumnya sebagai daerah industri pariwisata.

Komitmen dan perhatian Jokowi terbukti dalam Perpres no.32/2018 tentang Badan Ototritas Pariwisata Labuan Bajo-Flores (BOP-LBF).

Ia menilai, persoalannya disebabkan belum adanya kesamaan visi-misi antara pemerintah pusat yang diwakili oleh BOP dan Pemda NTT. Kesamaan visi itu harusnya lebih mudah lagi diimplentasikan karena Gubernur Viktor Laiskodat merupakan Kader partai Nasdem yang nota bene bagian dari koalisi pemerintah Jokowi -Ma’ruf Amin.

“Pertambangan adalah industri ekstraktif, bisnis monopoli. Konsekensinya, pertumbuhan ekonomi dan kekayaan hanya di nikmati oleh segelintir orang, sementara dampak kerusakan lingkungan dan polusi udara menjangkau banyak orang,” tegas Yos.

Ia juga mengeritik Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas yang terkesan mengekor kebijakan gubernur Viktor Laiskodat. Bahkan, menurut dia, Bupati Agas aktif sekali merayu para pemilik tanah agar bersedia menjual tanahnya untuk lokasi tambang dan pabrik semen.

http://fuq.zqc.mybluehost.me/2020/07/03/video-pemerintah-harusnya-malu-ketika-rakyat-menjual-tanah-untuk-tambang-mengapa/65076/

Padahal, seharusnya Bupati sadar bahwa tanah itu satu-satunya aset orang kampung, menjadi basis ekonomi masyarakat dalam jangka Panjang, dan tidak beranak.

Hasil riset UKI St.Paulus Ruteng membuktikan pertanian polikultur berhasil ditanam di Desa Satar Punda (Foto: Dok riset)

Lebih miris lagi, kata dia, tanah itu dijual ke pemodal yang tak lain adalah perusahaan lama yang sudah mengeruk kekayaan alam di Satar Teu dan Sirise. Hingga saat ini bekas galian tambang di sana belum direklamasi sehingga meninggalkan lubang yang menganga. (VoN).

Andreas Agas Manggarai Timur Rizal Ramli Tambang Matim Viktor Bungtilu Laiskodat
Previous ArticleWalhi: Tambang Tidak Layak Diproduksi di NTT
Next Article Wakil Gubernur NTT Lantik 192 Pejabat Eselon III dan IV

Related Posts

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Gubernur NTT Lantik Direksi PT Flobamor dan KIB, Pemprov NTT Tambah Modal

27 Mei 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.