Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Meski Pandemi Covid-19, Pemkab TTU Tetap Gelar Pameran HUT Kota Kefamenanu
NTT NEWS

Meski Pandemi Covid-19, Pemkab TTU Tetap Gelar Pameran HUT Kota Kefamenanu

By Redaksi1 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penjabat Sekda TTU Fransiskus Tilis saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya beberapa waktu lalu (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten TTU pada tahun 2020 ini bakal tetap menggelar kegiatan pameran dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kefamenanu ke-98.

Kegiatan pameran tersebut dijadwalkan akan dimulai pada 12 sampai 22 September 2020 mendatang.

“Kita tetap laksanakan karena itu kegiatan rutin, sehingga kita tetap laksanakan tahun ini,” jelas penjabat Sekda TTU Fransiskus Tilis saat diwawancarai VoxNtt.com, Selasa (01/09/2020).

Fransiskus mengatakan, selain kegiatan pameran, HUT kota Kefamenanu juga akan dimeriahkan dengan beberapa kegiatan lainnya seperti Pasar Rakyat, Expo dan kegiatan olahraga.

Ia mengaku dana untuk pembangunan setiap stan sudah tersedia di setiap satuan kerja perangkat daerah, dengan besaran Rp12 juta.

“Dana untuk kegiatan tahun ini terpusat di bagian umum dan saya belum cek jumlahnya,” jelas Kepala BKD TTU itu.

Fransiskus pada kesempatan tersebut mengakui pagelaran pameran tahun ini dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Sehingga untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, pengunjung diwajibkan untuk masuk melalui 4 pintu gerbang yang sudah tersedia.

Pada pintu gerbang tersebut akan ditempatkan petugas kesehatan untuk melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap setiap pengunjung.

Apabila suhu tubuh melebihi batas, maka tidak diperkenankan masuk. Selain itu juga akan disediakan tempat cuci tangan.

“Di setiap pintu masuk dari stan juga akan kita siapkan tempat cuci tangan,” tutur Fransiskus.

Gratiskan Biaya Lapak Pasar Rakyat

Lebih lanjut Fransiskus mengungkapkan, pasar rakyat yang digelar tahun 2020 ini juga sebagai upaya pemulihan ekonomi.

Sehingga untuk retribusi lapak pasar rakyat yang setiap tahun dipungut dari pedagang, jelasnya, tahun 2020 ini bakal ditiadakan atau gratis.
.
“Tahun ini tidak dipungut (retribusi lapak pasar rakyat) karena anggarannya sudah tersedia, apabila kurang pemerintah tentunya punya jalan lain,” jelasnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Fransiskus Tilis TTU
Previous ArticlePolres Malaka Minta Tambahan Pasukan untuk Pengamanan Pilkada
Next Article Kronologi Pria Tewas Tersetrum Listrik di Maras Ruteng

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Wilayah Kepulauan MBD dan Kepulauan Alor Berpotensi Jadi Provinsi Sendiri

12 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.