Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polres Malaka Minta Tambahan Pasukan untuk Pengamanan Pilkada
HUKUM DAN KEAMANAN

Polres Malaka Minta Tambahan Pasukan untuk Pengamanan Pilkada

By Redaksi1 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Malaka AKBP Albert Neno saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Senin (31/09/2020). (Foto: Frido Umrisu Raebesi/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT-Kepolisian Resor (Polres) Malaka siap mengamankan seluruh tahapan Pilkada Kabupaten Malaka yang berpuncak pada 9 Desember 2020. Selain mengandalkan personel yang tersedia, mereka juga mendapat tambahan 200 personel dari Polres Kupang dan Polda NTT.

“Nanti ada tambahan 200 personel dari Polda NTT dan Polres Kupang. Kita (Polres Malaka) baru delapan bulan sehingga butuh bantuan personel. Nanti pada posisi H-3 pencoblosan, personel dari Polda didorong ke Malaka,” ujar Kapolres Malaka AKBP Albert Neno kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (31/08/2020).

Jumlah personel Polres Malaka saat ini sebanyak 280 orang termasuk perwira. Dengan tambahan 200 personel dari Polres Kupang dan Polda NTT, mereka bisa melakukan pengamanan dengan skema satu orang polisi per TPS.

“Persiapan Pilkada sudah kami lakukan. Khusus pada hari H kita gunakan pola satu polisi mengamankan satu TPS,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan pendaftaran, Albert mengatakan, pihaknya menyarankan setiap pasangan calon (paslon) untuk membatasi tim yang akan datang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini dimaksudkan agar ikut mencegah pengumpulan massa berlebihan di tengah pandemi Covid-19.

“Kita minta melalui paslon dan tim supaya beberapa orang saja yang datang mendaftar. Ini kan masih pandemi Covid-19. Kita juga siap komunikasi dengan penyelenggara,” ujar Albert.

Ditanya soal kerawanan Pilkada, Albert mengatakan telah menghadirkan para Kapolsek untuk melakukan pemetaan. Ia siapkan 30 anggota Brimob untuk patroli ke titik-titik rawan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kita sudah petakan. Proses pengamanan nanti ada anggota Brimob yang kita siagakan di markas komando untuk patroli. Kita siagakan 30 anggota Brimob yang siap patroli ke titik yang kami petakan rawan kamtibmas,” pungkasnya.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Yohanes

 

Malaka Polres Malaka
Previous ArticleIni Identitas Korban yang Tersengat Arus Listrik di Maras Ruteng
Next Article Meski Pandemi Covid-19, Pemkab TTU Tetap Gelar Pameran HUT Kota Kefamenanu

Related Posts

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.