Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Tunggak Kasus Pemerkosaan Anak di Sikka: Perkara Mudah Berujung Sulit
HUKUM DAN KEAMANAN

Tunggak Kasus Pemerkosaan Anak di Sikka: Perkara Mudah Berujung Sulit

By Redaksi12 September 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim Advokasi Hukum dan Kemanusian untuk E, anak korban pemerkosaan di Sikka (Foto: Are de Peskim/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Advokat di Sikka angkat bicara terkait kasus pemerkosaan terhadap E. Kasus ini sudah berusia 4,6 tahun, namun belum juga berujung.

“Perkara ini sebenarnya simpel. Tetapi selama 4 tahun 6 bulan hanya bolak-balik berkas dari Polisi ke Kejaksaan dan sebaliknya,” ungkap salah satu advokat, Domi Tukan kepada VoxNtt.com, Rabu (09/09/2020) lalu.

Menurutnya, kasus kekerasan terhadap anak hanya membutuhkan satu pembuktian. Dalam kasus ini sudah terdapat dua pembuktian yakni kesaksian korban dan hasil visum et repertum.

Diduga ada dua hal yang menjadi alasan berkas perkara dikembalikan. Pertama, TKP tak bersesuaian dengan keterangan korban. Kedua, ada alibi bahwa pada saat kejadian pelaku ada di tempat lain.

“Kalau seperti ini, saya menduga polisi tidak bekerja. Yang bertugas mencari alibi itu pengecara bukan Polisi,” tegasnya.

Selain itu, ada yang janggal dari penanganan perkara ini.

Kata Domi, setelah 7 bulan Jaksa memberikan petunjuk aneh kepada penyidik untuk memeriksa sperma di TKP.

“Ada juga yang kami dengar. Setelah 7 bulan kemudian baru jaksa minta cek sperma di TKP,” ujarnya.

Kejanggalan lainnya adalah penyidik Polsek Paga melepaskan terduga pelaku setelah sempat ditahan selama 3 minggu.

“Alasan penahanannya apa? Jika kemudian dilepas kembali artinya Polisi ragu dengan keputusannya menahan terduga pelaku,” tegasnya.

Domi Tukan tidak sendirian. Tiga rekan advokat lainnya yakni Fransiskus Sondi, Viktor Nekur dan Alfons Ase akan memberikan dampingan hukum secara cuma-cuma untuk E dan keluarganya.

Seperti diberitakan sebelumnya, E saat ini sudah duduk di bangku SMA. Terduga pelaku masih menghirup udara bebas.

Sementara itu, E dan keluarganya harus pindah ke kampung Kuru, Kecamatan Magepanda lantaran tidak nyaman di Welakiro, Kecamatan Paga.

Berdasarkan penjelasan pihak Kejaksaan Negeri Maumere, kasus ini telah dikembalikan ke penyidik sejak Mei 2017.

Pengembalian SPDP adalah buntut dari beberapa kali pengembalian berkas yang tidak bisa dipenuhi penyidik.

Sejak saat itu belum ada perkembangan dari penanganan kasus ini.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

Polres Sikka Sikka
Previous ArticleCemari Lingkungan, Warga Ropa Keluhkan Limbah Batubara PLTU
Next Article 20 Positif Covid-19 di Ende, Ini Wilayah Penyebaran Terbanyak

Related Posts

Polisi Tahan Calo Trip yang Gelapkan Rp244,2 Juta, 22 Wisatawan Tiongkok Terlantar di Labuan Bajo

14 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Kejari Manggarai Pastikan Kasus Eks Kadis DP3AKB Diproses Sesuai Prosedur

3 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.